Insiden Tersambar Petir di Gunung Prau, Inilah Tips yang Perlu Diperhatikan Saat Mendaki

24 April 2017
|Fatwah Diniaty

Pada hari Minggu, 23 April 2017, telah terjadi sebuah insiden tersambar petir yang menimpa rombongan pendaki asal Jakarta. Insiden tersebut terjadi saat rombongan pendaki yang berjumlah 11 orang ini berada di puncak Gunung Prau yang terletak di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Dilansir dari okezone.com, insiden tersebut terjadi pukul 14.30 WIB, saat rombongan pendaki sedang  dalam perjalanan ke puncak. Nahas, ketika mereka sampai di dekat tower tiba-tiba petir menyambar ke arah rombongan pendaki tersebut yang disertai dengan hujan yang lebat. Akibat kejadian ini, 3 orang dinyatakan tewas, 2 orang luka berat, dan 6 orang lainnya selamat namun mengalami shock berat.

Adapun 3 orang korban meninggal dari kejadian itu bernama Aditya Agung (30) asal Jakarta Timur, Deden Maulana (31) asal Depok, dan Adi Setiawan (31) asal Jakarta Timur. Pasca kejadian mengenaskan tersebut, jalur pendakian Gunung Prau sampai saat ini masih ditutup untuk umum. Hal ini bertujuan untuk menghindari kejadian yang serupa, sementara para pendaki yang sudah terlanjur berada di atas, dihimbau untuk cepat turun menuju pos aman. Ditutupnya jalur pendakian Gunung Prau ini membuat banyak pendaki yang datang dari luar kota harus tertahan di basecamp, dan untuk sementara waktu mereka dilarang melakukan pendakian.

Nah, berkaca dari kejadian ini alangkah baiknya jika kita mengetahui tips apa saja yang harus kita perhatikan dalam mendaki gunung. Kali ini Yukepo akan memberitahukan beberapa tips yang perlu kamu perhatikan saat akan melakukan pendakian. Langsung cek yuk!

1. Persiapkan fisik dan mental

Untuk kalian para pendaki, hal pertama dan utama yang harus diperhatikan adalah mempersiapkan fisik kalian, berolahragalah yang cukup, melakukan olahraga rutin minimal satu minggu sebelum melakukan pendakian. Hal ini akan menunjang kesiapan fisik kalian pada saat melakukan pendakian. Selain butuh fisik yang kuat, persiapan mental juga harus kalian perhatikan, karena ketika kamu berada di alam liar, marabahaya dapat muncul secara tiba-tiba.  

2. Cek peralatan pendakian

Peralatan pendakian juga hal yang paling penting dalam melakukan pendakian, bawalah barang-barang yang diperlukan saat mendaki. Barang yang wajib kamu bawa diantaranya adalah tenda, sleeping bag, sarung tangan, jaket, pakaian, kaos kaki, senter, matras, P3K, dan yang terakhir yang tak kalah penting adalah peralatan masak biar kamu kembali mendapatkan pasokan energi.

3. Pakai barang-barang khusus untuk mendaki

Hal ini juga harus diperhatikan dalam melakukan pendakian, pakailah perlengkapan yang dikhususkan untuk mendaki gunung mulai dari tas carrier sampai sepatu atau sendal gunung. Pakailah tas carrier dengan ukuran yang sesuai, selain itu juga gunakanlah sepatu khusus mendaki yang bisa menghindarimu dari jalanan yang licin saat mendaki.

4. Membawa barang secukupnya

Hal selanjutnya yang perlu kamu perhatikan yaitu hindari membawa barang-barang yang tidak terlalu penting, hal tersebut bertujuan agar beban yang dibawa ketika kamu melakukan pendakian tidak terlalu menguras energimu. Bawalah air secukupnya, nasi, serta bekal makanan lainnya sesuai dengan kebutuhanmu. 

5. Melihat situasi dan kondisi cuaca

Sebelum melakukan pendakian, kamu harus memperhatikan perkiraan cuaca saat kamu akan mendaki, karena ini sangat penting demi keselamatanmu dalam melakukan pendakian. Cuaca buruk dapat mengancam keselamatan para pendaki, maka dari itu memperhatikan cuaca sebelum mendaki sangatlah penting. Jika sekiranya cuacanya sedang tidak bersahabat, sebaiknya kamu menunda atau mengundur waktu untuk mendaki demi keselamatan diri.

6. Ikuti peraturan dan instruksi dari penjaga gunung

Sebelum kita mendaki gunung pasti kita terlebih dahulu mendaftarkan diri di tempat registrasi, seelah itu kita akan diberi arahan dari petugas tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat mendaki. Sebaiknya kamu mengikuti instruksi dari petugas tersebut agar selamat saat mendaki sampai turun dari gunung.

7. Jangan malu untuk berhenti ketika kamu kelelahan

Biasanya banyak pendaki yang akhirnya cidera atau tumbang di tengah-tengah perjalanan dikarenakan dirinya malu untuk meminta beristirahat kepada rombongannya saat dirinya merasa lelah. Sebaiknya hal ini kamu hindari, karena kemampuan masing-masing orang saat mendaki memang berbeda-beda. Jika kamu telah merasakan lelah, ada baiknya kamu langsung bicara dan meminta kepada temanmu untuk menghentikan perjalanan sebentar untuk beristirahat.

Itulah 7 tips yang perlu kamu perhatikan saat akan melakukan pendakian. Ada baiknya kamu mentaati peraturan yang telah dibuat oleh petugas maupun masyarakat sekitar demi kebaikan dirimu sendiri. Selain ketujuh tips di atas, jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dengan berdoa agar selalu diberi keselamatan dari awal pendakian hingga turun dari pendakian. Be safe, guys!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Fatwah Diniaty
Gak Punya Quote Nih!
SHARES