Inilah Kondisi “Tempat Tinggal Sementara” Ahok di Rutan Mako Brimob

18 Mei 2017
|Fatwah Diniaty
195SHARES

Pasca vonis yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara kepada Ahok pada 9 Mei lalu, Ahok langsung diseret ke rumah tahanan di Lapas Cipinang. Namun, satu hari kemudian Ahok dipindah ke Rutan Mako Brimob untuk meneruskan masa tahanannya selama dua tahun penjara. Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Andry Wibowo menuturkan, alasan dipindahkannya Ahok ke Rutan Mako Brimob terkait dengan keamanan yang ada di dalam rutan.

Di Rutan Mako Brimob, Ahok akan menjalani sisa masa tahanannya selama dua tahun ke depan. Nah, kira-kira bagaimana ya “tempat tinggal sementara” Ahok saat ini? Yukepo telah merangkumnya dari berbagai sumber mengenai kondisi tempat tinggal Ahok selama ditahan di Rutan Mako Brimob, serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Ahok selama mendekam di penjara. 

Dilansir dari laman tribunnews.com, Ahok ditempatkan di ruang tahanan lantai 1 dengan luas ruangan 2x3 meter persegi untuk kapasitas satu orang yang beralaskan tikar dengan satu kamar mandi. Tidak ada kasur apalagi bantal yang  empuk di dalamnya. Waris  selaku Kabag Ops Korps Brimob menuturkan bahwa ruangan yang ditempati Ahok tidak dilengkapi oleh AC,  dia diperlakukan sama saja dengan tahanan-tahanan yang lainnya. Tidak ada perlakuan khusus yang dilakukan oleh pihak rutan kepadanya.

Sampai saat ini kondisi Ahok dalam keadaan baik, kesehatannya pun ada dalam keadaan stabil. Ahok juga setiap hari melakukan pemeriksaan kesehatan untuk menjaga kondisi kebugaran tubuhnya. 

Namun, menurut Djarot Saeful Hidayat yang kini menggantikan Ahok menjadi Gubernur DKI, pada kunjungannya hari Selasa kemarin, Ahok terlihat sedikit lebih kurus dibandingkan dengan sebelumnya. Di dalam rutan, Ahok lebih sering menghabiskan waktu dengan membaca Alkitab serta kegiatan-kegiatan yang menyehatkan salah satunya adalah melakukan olahraga yoga. Ruangan yang sempit tidak menyulutkan Ahok untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat. 

Selama berada di rumah tahanan Mako Brimob, Ahok juga sering menerima kunjungan para tamu yang datang untuk memberikan dukungan agar senantiasa tabah mengahadapi cobaan. Selain keluarga, kuasa hukum dan beberapa pejabat negara juga sempat mengunjungi Ahok di Rutan Mako Brimob.

Dalam seminggu, keluarga dan kuasa hukumnya bisa berkunjung sebanyak dua kali saja, yakni pada hari Selasa dan Jumat. Sejauh ini dukungan-dukungan dari para sahabat Ahok masih terus mengalir kepadanya, seperti yang dituturkan Djarot, bahwa banyak sekali orang-orang yang ingin mengucapkan salam kepada Ahok. Maka saat kunjungannya kemarin, Djarot lebih banyak berbincang untuk menyampikan salam dan dukungan dari sahabat-sahabatnya. 

Dari kasus Ahok ini kita bisa menyimpulkan bahwa hukum di Indonesia tidak pandang bulu. Tidak ada perlakuan khusus yang dilakukan oleh pihak rutan kepada Ahok. Bahkan hukuman untuk seorang narapidana sekelas Gubernur DKI pun mendapatkan fasilitas dan perlakuan yang sama dengan narapidana lainnya. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Fatwah Diniaty
Gak Punya Quote Nih!
195SHARES