Ini Beberapa Fakta Tentang Amir, Taruna STIP yang Tewas Karena Penganiayaan

12 Januari 2017
|Monica Petra
2.2 KSHARES

Dunia pendidikan Indonesia kembali berduka atas berpulangnya ke rahmatullah seorang Taruna tingkat I STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran), Amirullah Adityas Putra (19 tahun) karena kasus pengeroyokan oleh seniornya. Sadis banget ya guys. Amirullah yang akrab disapa Amir menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 10 Januari 2017 kemarin. Kabar yang menyebutkan, Amir mendapat perlakuan kekerasan di Lantai II Gedung Dormitory Ring 4 Kamar M205 Jalan Marunda Makmur, Cilincing, Jakarta Utara. Amir mengalami luka di bagian dada, perut, dan ulu hati hingga tewas. Sedih banget pasti keluarga yang ditinggalkan. Bisa bayangin gak sih di zaman sekarang gini masih ada kekerasan di dunia pendidikan. Gak banget kan ya! Berikut ini, YuKepo mau bahas sedikit tentang Amir dan keluarganya. Beberapa fakta yang bikin baper untuk kamu tau. 

Ini adalah salah satu foto keakraban Amir bersama saudara kembarnya, Amarullah Aditya Putra. Dari foto aja bisa terlihat kalau mereka tu akrab banget ya? Amar pasti sekarang merasa sangat kesepian. Bisa bedain gak mana yang Amir dan mana yang Amar?  

Sebenarnya, pada hari Minggu (8 Januari 2017) lalu, Amir sempat memberi 'kode' kepada Amar yang seolah itu adalah firasat. Saat Amar mengantar Amir kembali ke asrama, Amir bilang, "Mar, doain gue ya biar bisa ketemu keluarga lagi." Dalem banget yaaa. 

Ruspiyadi, ayah dari Amir mengungkapkan perasaan kecewanya kepada media. Bahwa dia berharap kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi. Padahal awalnya pihak STIP sudah berjanji tidak akan ada kekerasan. Ruspiyadi berharap, para pelaku mendapat hukuman yang setimpal. 

Alasan Amir ingin bekerja di laut karena dia ingin mengikuti jejak kakek dan pamannya yang sudah lebih dulu bekerja di laut. itulah mengapa Amir mengambil kuliah di STIP. Tapi nasib berkata lain. Amir nggak bisa meneruskan perjuangan paman dan kakeknya. Hiks. 

Hal mengharukan lain, datang dari paman Amir yang bernama Nur Arifin. Beliau menyampaikan bahwa pada saat ngerayain malem tahun baru Amir masih sempat pamer-pamer fotonya memakai seragam STIP bersama teman-temannya. Nggak ada yang pernah menyangka, kalau Amir seorang yang berkepribadian kalem dan terkenal baik ini, akan pergi begitu cepat. 

Apa pun yang sudah terjadi, kita doakan saja yang terbaik untuk keluarga yang ditinggalkan ya. Supaya ikhlas biar Amir juga tenang di surga sana. Sisi baiknya, Amir sudah nggak lagi menderita. Dan kami keluarga besar Yukepo juga turut mengucapkan dukacita bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga dunia pendidikan kita semakin baik ke depannya. Ini menjadi PR besar bagi kita bersama, terutama pemerintah supaya tidak ada lagi 'Amir-amir' yang lain. Amin.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Monica Petra
Gak Punya Quote Nih!
2.2 KSHARES