Di Balik Tragedi Pabrik Petasan Meledak, 2 Korbannya Sudah Berfirasat. Ceritanya Sedih Banget!

27 Oktober 2017
|Venanda
0SHARES

Ledakan pabrik petasan di Kosambi, Tanggerang yang terjadi Kamis (26/10) lalu membuat publik terkejut. Tragedi yang merengut 47 nyawa dan puluhan korban luka-luka ini membuat mereka mengalami  trauma mendalam. Penyebab ledakan yang belum diketahui sampai sekarang juga memunculkan sebuah tanda tanya besar. Mereka menerka-nerka bagaimana awal mula kronologi ledakan maut tersebut sehingga tragedi yang sangat mengerikan ini bisa terjadi.

Namun, di balik semua hiruk-pikuk yang terjadi karena kejadian tersebut, ada kisah haru terselip di dalamnya. Kisah tentang dua orang kakak adik yang sempat memberi firasat sebelum kejadian ini terjadi membuat banyak orang ikut bersedih. Mereka tidak menyangka bahwa hal kecil itu merupakan pesan terakhir kakak-beradik ini.

Ledakan yang terjadi pada Kamis 26 Oktober 2017 ini pertama kali terdengar pukul 09.00 WIB. Suara ledakan yang sangat menggelegar ini membuat semua orang panik dan lari berhamburan untuk menyelamatkan diri. Setelah tahu bahwa ledakan itu terjadi di sebuah pabrik petasan yang ada di Kompleks Pergudangan 99, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tanggerang, warga langsung mendekati lokasi kejadian dan mencari tahu penyebab ledakan.

Tak lama setelah ledakan terdengar, tiba-tiba kepulan asap hitam membumbung tinggi ke langit. Beberapa kali ledakan kecil juga sempat terjadi setelah itu. Ternyata PT Panca Buana Cahaya Sukses yang merupakan pabrik petasan tengah dilalap si jago merah karena ledakan tersebut. Warga dan anggota Brimob yang kebetulan sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian langsung berusaha membantu pekerja yang ada di dalam untuk keluar. 

Mereka terjebak di dalam pabrik dan kesulitan keluar karena pintu pabrik hanya ada satu. Terlebih gerbang depan juga dikunci sehingga warga, aparat, dan pemadam kebakaran kesulitan masuk ke dalam. Mereka bahkan terpaksa menjebol tembok untuk menyelamatkan orang yang ada di dalam. Namun sayang, dari 103 pekerja, hanya 46 orang yang berhasil di selamatkan. 47 orang sisanya ditemukan sudah tidak bernyawa dan 10 orang lainnya tidak diketahui keberadaannya.

Di balik kejadian tragis tersebut, ada sebuah kisah menyedihkan yang membuat banyak orang ikut merasakan luka mendalam. Saat itu ada banyak orang yang datang ke rumah sakit untuk mencari anggota keluarganya. Dan satu di antaranya menceritakan tentang firasat yang dialami sebelum keponakannya menjadi diduga korban tewas.

Dilansir dari viva.co.id, seseorang bernama Idris Kurnia saat itu sedang mencari dua keponakannya yang bekerja di pabrik petasan tersebut. Ia menduga kakak beradik bernama Sunarya dan Ade Rosita berada di lokasi kejadian saat tragedi tersebut terjadi. Hal ini diperkuat dengan WA dan BBM mereka yang tidak bisa dihubungi.

Ia mengaku pasrah setelah tidak dapat menemukan sosoknya diantara korban selamat tersebut. Apalagi ia juga mengaku sempat mendapat firasat dari keponakannya. Sebelum kejadian, korban mengirim pesan WhatsApp kepada dirinya. Bahkan saat itu ia juga melakukan video call dengan orangtuanya yang sedang sakit.

"Waktu kemarin kan WA (WhatsApp) sama saya pengen ngobrol dulu sama keluarganya, dengan kakak saya kan, jadi pengen video call dulu."

Korban juga sempat menitipkan barang-barangnya kepada dirinya. Ia bahkan memberikan pesan terakhir.

"Terus ada yang dititipin sama dia, dia nitipin barang, 'Om nitip, jaga-jaga'. Ada Hp, terus pemberian yang dia suka dititipin juga sama saya. Ada aksesori, sepatu, baju, saya enggak menyangka bakal begini. Enggak tau bakal celaka."

Kejadian ledakan pabrik petasan ini membuat publik sangat terkejut dan bersedih. Apalagi saat mengetahui banyak korban meninggal karena tidak bisa keluar dari area pabrik. Semoga para korban tewas diterima amal ibadahnya dan korban luka-luka bisa segera sembuh. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Quote apa ya?"
0SHARES