Buni Yani Disidang, Massa Pendukung Datangi Pengadilan Negeri Bandung

0SHARES

Tepat pada hari Selasa, tanggal 13 Juni 2017, Buni Yani melaksanakan sidang pertamanya atas kasus dugaan penghasutan SARA. Kasus ini sendiri tidak terlepas dari kasus sebelumnya yang telah menyeret Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke dalam penjara. Buni Yani diduga telah melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) setelah sebelumnya membuat caption yang berbau SARA pada video Ahok di Kepulauan Seribu yang diunggahnya ke dalam laman Facebook.

Sidang pertama dari kasus yang menjerat Buni Yani ini ternyata mendapat perhatian dari berbagai kalangan, terutama elemen masyarakat Islam. Mereka pun sepakat untuk datang ke Pengadilan Negeri Bandung yang berada di Jalan LLRE Martadinata tersebut. Mereka datang dengan menggunakan mobil bak terbuka dan membawa berbagai macam atribut serta spanduk yang berisi dukungan kepada Buni Yani. Isi dari spanduk itu sendiri bertuliskan, ‘Bebaskan Buni Yani dari Segala Tuntutan', 'Tegakkan Keadilan', 'Buni Yani Pembuka Kebenaran Bukan Penebar Kebencian'.

Asep, selaku perwakilan dari massa yang datang menjelaskan bahwa kedatangan mereka ke Pengadilan Negeri Bandung semata-mata karena ingin memberikan dukungan moril agar Buni Yani diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menjalani sidang pertamanya hari ini. Asep pun menyatakan bahwa Buni Yani sudah selayaknya untuk dibebaskan karena Ahok sudah dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara oleh pengadilan. 

Aksi massa tersebut membuat lalu lintas di sekitar Pengadilan Negeri Bandung menjadi terhambat Karena hampir sebagian jalan digunakan oleh massa untuk melakukan orasi. Polisi pun terpaksa memberlakukan sistem pengalihan arus lalu lintas agar kemacetan panjang tidak terjadi. Wilayah di sekitar pengadilan pun dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Kurang lebih ada sekitar 400 personel polisi yang diturunkan guna mengamankan jalannya persidangan.

Buni Yani ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penghasutan yang berbau SARA. Penyidik pun menjeratnya dengan pasal 28 ayat 2 dan pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Menurut pandangan kamu sebagai pembaca yang bijaksana, kira-kira apakah pantas seorang Buni Yani dihukum?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
0SHARES