Beberapa Fakta Kehidupan di Indonesia Timur ini Bikin Mata Hatimu Lebih Terbuka

www.ngehits.net

Sebagai orang yang hidup di perkotaan tentu kita sering berpikir tentang nasib saudara-saudara kita yang ada jauh di Timur Indonesia. Maluku dan Papua misalnya. Kehidupan yang jauh dari hingar-bingar ibukota tentunya menimbulkan rasa penasaran tersendiri mengenai kehidupan di Indonesia Timur.

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia Timur memang dikaruniai Tuhan alam yang luar biasa indahnya. Gak cuma keindahan alam lautnya yang mempesona turis domestik maupun mancanegara, tentu saja dengan keramahan dan budaya yang menawarkan keunikan tiada banding. Namun, sayangnya kehidupan yang menjadi realita di sana tidak sebanding dengan keindahan alam dan budayanya.

Kali ini YuKepo mau ajak kamu melancong sebentar untuk melihat kehidupan di Indonesia Timur. Betapa alamnya yang indah namun tidak disertai dengan pemerataan pembangunan seperti yang terjadi di kota-kota besar. Walaupun saat ini sedang dibangun jalan Trans Papua yang akan siap beroperasi di tahun 2019 mendatang. Penasaran seperti apa sih fakta kehidupan di Indonesia Timur? Yuk langsung aja kepoin!

1. Lambatnya pembangunan dan faktor kemiskinan

nrmnews.com

Salah satu proyek yang sedang dijalankan oleh pemerintah pusat di bumi cenderawasih adalah Jalan Trans Papua yang membentang dari Sorong hingga Merauke yang memiliki panjang sekitar 4.330 kilometer. Pembangunan jalan tersebut memang salah satu cara untuk mempermudah pembangunan di Papua baik dalam segi infrasturktur maupun segi ekonomi.

Selain lambatnya pembangunan, di Indonesia timur juga masih banyak rakyatnya yang hidup di bawah garis kemiskinan. Banyak yang masih belum mampu memenuhi kebutuhan hidupnya baik dalam segi sandang, pangan, papan dan kesehatan. Ironisnya, wilayah Indonesia Timur memang kaya akan sumber daya, tapi masih banyak rakyatnya yang mengalami kesulitan.

2. Masalah pendidikan

fadhlancessar.wordpress.com

Gak hanya masalah pembangunan yang mengalami kendala. Namun juga terjadi dalam masalah pendidikan. Pendidikan di Indonesia memang belum bisa merata ke daerah-daerah yang jauh dari pusat kota. Seharusnya memang mengenai pendidikan bisa dirasakan oleh semua rakyat, baik di kota besar maupun pedalaman.

Minimnya institusi pendidikan di Indonesia Timur juga diakibatkan oleh faktor geografis yang masih terpencil. Akses jalan untuk menempuh pedalaman memang masih menjadi salah satu kendala utama. Padahal pendidikan merupakan salah satu faktor penting kemajuan suatu bangsa.

3. Fasilitas yang belum memadai

www.batasnegeri.com

Kembali lagi mengenai faktor geografis yang menyulitkan untuk distribusi barang-barang dan infrastruktur untuk masuk ke Indonesia Timur. Gak heran kalau fasilitas yang ada di sini memang belum bisa dikatakan memadai, bahkan jauh dari kata memadai. Selain infrastrukturnya yang kurang, tenaga ahli yang tersedia di sana juga belum banyak. 

4. Biaya hidup tinggi

www.ediginting.com

Kehidupan di Indonesia Timur terkenal dengan biaya yang tinggi. Menurut survey Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilakukan pada tahun 2014. Kota Jayapura merupakan kota kedua di Indonesia yang memiliki biaya hidup paling tinggi. Hal ini kembali lagi pada letak geografis dan sulitnya medan tempuh mengakibatkan proses pendistribusian barang-barang pokok menjadi sulit, hasilnya harga barang-barang di sana meningkat tajam. 

5. Tepaksa mengonsumsi makanan yang tercemar limbah

print.kompas.com

Ibu-ibu hamil di Kamoro, Papua mau gak mau harus meminum air dari sumber alam yang sudah tercemar oleh limbah yang dihasilkan oleh tambang. Walaupun mereka tau kalau air itu beracun, nampaknya memang tidak ada pilihan lain. Hasilnya, banyak ibu hamil yang keguguran dan melahirkan bayi-bayi yang cacat. Mereka juga mau gak mau mengonsumsi hewan di biota bakau yang sudah tercemar. Mereka sudah banyak melihat ikan-ikan yang tercemar, tapi dengan terpaksa mereka tetap makan ikan itu demi menyambung hidup.

6. Sanitasi yang buruk

beritadaerah.co.id

Nilai sanitasi minimal yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan adalah 70, sedangkan Papua hanya memiliki nilai 45 yang masih jauh dari angka minimal tersebut. Hal tersebut memang banyak dipengaruhi oleh banyaknya sumber alam yang tercemar limbah dan perilaku hidup yang tidak bersih. Mereka masih terbiasa hidup di lingkungan kotor dan buang sampah sembarangan.

7. Minim Hak Asasi Manusia

sp.beritasatu.com

Di Papua memang masih banyak tindakan pelanggaran HAM. Mulai dari penyiksaan, konflik antar-suku, bahkan penembakan. Mungkin beberapa dari kamu masih ingat mengenai kasus penembakan 4 pelajar oleh orang yang tidak dikenal. Kebanyakan dari mereka masih memberlakukan hukum rimba.

Nah, kira-kira begitulah kehidupan di Indonesia Timur yang masih terjadi hingga sekarang ini. Mereka memang membutuhkan pembangunan yang merata hingga bisa membantu kehidupan mereka di sana. Dengan pembangunan yang merata diharapkan kisah-kisah di atas sudah tidak ada lagi.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Dalam Rangka Hari Film Nasional, Inilah Film-film Lokal yang Sukses di Kancah Internasional

Dalam Rangka Hari Film Nasional, Inilah Film-film Lokal yang Sukses di Kancah Internasional

Eks Punggawa Chelsea Gabung dengan Tim Persib Bandung! Siapakah Dia?

Eks Punggawa Chelsea Gabung dengan Tim Persib Bandung! Siapakah Dia?

Aksi 313 Akan Digelar Besok, Simak Pendapat Para Tokoh-tokoh Penting Ini

Aksi 313 Akan Digelar Besok, Simak Pendapat Para Tokoh-tokoh Penting Ini

Inilah Alasan Driver Ojek Online Mendatangi Gedung DPR

Inilah Alasan Driver Ojek Online Mendatangi Gedung DPR

Hujan Es Mengguyur Kota Jakarta Kemarin, Yuk Simak Dampak Hujan Es

Hujan Es Mengguyur Kota Jakarta Kemarin, Yuk Simak Dampak Hujan Es

Memperingati Perayaan Nyepi, Berikut Ini Kumpulan Foto Ogoh-ogoh yang Ada di Bali

Memperingati Perayaan Nyepi, Berikut Ini Kumpulan Foto Ogoh-ogoh yang Ada di Bali

loading