Ahok Kalah Pilkada DKI Jakarta, Ini Rencana Ahok Untuk Menatap Masa Depan

20 April 2017
|Fatwah Diniaty
0SHARES

Pemilihan Gubernur yang berlangsung kurang lebih selama 2 bulan terakhir ini memang telah menyita banyak perhatian masyarakat Indonesia. Banyak orang beranggapan pemilihan gubernur Jakarta tidak kalah seru dengan Pemilihan Presiden beberapa tahun lalu, tidak bisa dipungkiri juga bahwa kasus kontroversi yang menjerat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sangat berpengaruh dengan tingkat perhatian publik terhadap pemilihan gubernur Jakarta.

Namun, setelah melalui perjalanan panjang hingga akhirnya memasuki pilkada DKI putaran ke-2. hasil perhitungan cepat atau Qiuck count menunjukkan rival terberat Ahok yakni Anies Baswedan telah unggul, dan berhasil menempati kursi gubernur untuk periode 2017-2022.

Seperti yang telah dilansir dari laman Detik.com, hasil penghitungan data Real count KPU, data yang masuk hingga pukul 00.30 WIB, Kamis (20/4/2017), telah mencapai 50,81 persen atau sekitar 6.623 TPS dari 13.034 TPS yang tersebar di seluruh Jakarta. Jumlah suara yang telah terdata dalam sistem KPU berjumlah 2.850.674 suara.  Sejauh ini, pasangan Anies-Sandi unggul dengan perolehan suara mencapai 56,00%, sedangkan Ahok-Djarot bertengger di 44,00%.

Atas hasil ini Ahok selaku saingan Anies dalam pilkada ini mengucapkan selamat atas terpilihnya Anies dan Sandiaga menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta di periode berikutnya. Ahok pun menerima dengan lapang dada atas kekalahannya di Pilkada kemarin (19/4/2017). Dan dalam jumpa pers, Ahok pun telah menyampaikan kepada seluruh masyarakat Jakarta agar melupakan semua permasalahan yang pernah ada selama pemilihan gubernur belangsung, baik dari masa kampanya hingga masa pemilihan. Ahok berharap Jakarta kembali tentram dan sejuk seperti sedia kala.

Lalu apa yang akan dilakukan Ahok setelah tidak menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta? Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, Ahok berencana akan menjual sebagian tanahnya dan membeli mobil Range Rover untuk bersenang-senang bersama keluarga tercintanya. Dia mengaku tidak akan mengurusi orang-orang lagi, Ahok akan fokus terhadap keluarganya, karena menurutnya selama menjabat menjadi gubernur Jakarta waktu untuk keluarganya sangat sedikit. Ahok jarang sekali menghabiskan waktu bersama keluarga, dia lebih sibuk dengan urusan Jakarta dan melaksanakan tugasnya menjadi gubernur. 

Bukan hanya itu, Ahok juga mengaku telah ditawari pekerjaan oleh sebuah perusahaan, tak tanggung-tanggung gaji yang ditawarkan kepadanya mencapai Rp 250 juta perbulan. Namun, Ahok tetap berjanji selama masa jabatannya belum selesai dia akan menyesaikan tugasnya. Dia akan bekerja sampai bulan Oktober sesuai dengan masa kerja yang telah diberlakukan. Dia juga akan menyelesaikan program-programnya yang belum terselesaikan di Ibu Kota. Salah satu programnya yaitu program perbaikan tata ruang di kawasan kumuh.

Apresiasi ditujukan untuk Ahok-Djarot yang telah berlapang hati menerima kekalahannya, semoga bisa menyelesaikan program-program terakhir di masa jabatannya dengan baik. Ucapan selamat ditujukan kepada Anies-Sandiaga, semoga saat sudah benar-benar sah menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta akan membawa perubahan yang lebih baik lagi untuk DKI Jakarta ini.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Fatwah Diniaty
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES