Ahok Dongkol Karena Soni Sumarsono Plt Gubernur DKI Ubah Beberapa Kebijakan!

29 November 2016
|Iswara Aji Pratama
0SHARES

Sumarsono alias Soni PLT Gubernur DKI Jakarta saat ini telah mengubah beberapa kebijakan yang sebelumnya telah dibuat oleh Ahok. Akan tetapi, perubahan tersebut membuat Ahok geram. Seperti yang dilansir oleh Detik.com (28/11), Ahok mengatakan bahwa dirinya bingung dengan keputusan yang diambil oleh Pelaksana tugas Gubernur DKI Sumarsono (Soni) yang ikut campur soal APBD DKI 2017. Ia pun menyatakan kalau seorang Plt Gubernur tidak memiliki kewenangan untuk mengatur APBD. "Sekarang bayangkan, saya masuk tanggal 12 Februari 2017 dan harus mengerjakan anggaran APBD yang disusun Plt. Masalahnya, Plt ngerti gak saya ini mau ke mana? Pernah tanya gak visi misi saya mau ke mana?," tutur Ahok. Coba dianalogikan misalkan gini, kalo kamu lagi main catur, terus tiba-tiba ibu kamu menyuruh kamu beli sayur ke pasar. Karena permainan catur ini harus berlanjut, kamu minta teman kamu untuk menggantikan. Nah, temen kamu gak nanya strategi apa yang mau kamu pake, dan salahnya juga kenapa kamu gak ceritain strategi kamu itu sebelumnya. Wah kacau, strategi catur kamu jadi semrawut pas kamu udah kembali ke posisi kamu kan? Hahahaha bisa skak mat! Tapi ngomong-ngomong, apa aja sih perubahan yang dibuat oleh Sumarsono? Pertama soal lelang dini 14 proyek DKI.

Sumarsono mengatakan kalau keputusan lelang ini membutuhkan persetujuan DPRD DKI. Nah, karena DPRD ini gak menyetujui karena menggunakan dana APBD 2017, akhirnya pun lelang ini dibatalkan oleh Sumarsono. Hal tersebut sangat berlawanan dengan Ahok yang menyatakan bahwa lelang proyek ini gak butuh persetujuan DPRD. Akan tetapi, pada tanggal 11 November, akhirnya DPRD menyetujui lelang 14 proyek ini. Alhasil, kegiatan ini pun dilanjutkan kembali.

Pada mulanya Ahok bingung nih sama penghapusan anggaran dana Hibah untuk TNI/Polri. Menurutnya, anggaran hibah ini dibuat agar nantinya institusi TNI/Polri mau kerja sama dengan Pemprov DKI dalam menyediakan lahan parkir dan rumah susun. Akan tetapi hari ini (29/11), Sumarsono menegaskan kalo anggaran dana hibah itu terpaksa gak dicabut (Kompas.com, 29/11). Sabar, sabar Pak Ahok, gak jadi diubah kok, hahaha. 

Kebijakan lain yang diubah oleh Sumarsono adalah mengenai pembentukan tim saber pungli yang ditujukan untuk memberantas pungutan liar. Sumarsono mengatakan kalo tim yang dibuat oleh Ahok tuh cuma monitoring aja tugasnya. Jadi, Sumarsono pun membuat tim saber pungli yang bisa melakukan tindakan untuk kasus pengutan liar ini. 

Nah perubahan kebijakan ini nih yang bikin Ahok benar-benar kesel. Sumarsono sebagai Plt Gubernur DKI tetap memberikan anggaran dana pada Bamus Betawi. Padahal sebelumnya Ahok udah mengehentikan aliran dana untuk Bamus Betawi. Kata Sumarsono (Tribunnews.com 24/11) menghentikan anggaran dana terhadap Bamus Betawi bukan hal yang benar karena hal tersebut menyangkut kebudayaan yang jadi sejarah di Jakarta! 

 

 

Menurut kamu gimana nih tindakan yang diambil oleh Sumarsono (Soni) sebagai Plt Gubernur DKI? Hahahaha beda kepala beda tindakan ya. Semoga perubahan kebijakan yang dibuat ini tidak merugikan pihak mana pun yah!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Iswara Aji Pratama
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES