Ternyata Ada Beberapa Negara yang Menggunakan "Romance Language", Apakah Bahasanya Romantis?

21 September 2017
|Atik Kencana S.

Pernah gak sih kepikiran kenapa beberapa bahasa di Benua Eropa kedengarannya hampir sama? Apa kita yang gak tau atau hal tersebut disebabkan oleh letak negara mereka yang bertetangga tanpa dipisahkan oleh laut? Kadang suka susah membedakan antara bahasa Spanyol dan bahasa Italia, begitu juga dengan bahasa Portugis dan Rumania.

Pasti pernah dong mengira kalau beberapa negara di Eropa menggunakan bahasa yang sama, paling hanya aksennya saja yang berbeda. Nah, untuk menjawab kebingungan tersebut, kali ini YuKepo mau bahas mengenai rumpun bahasa Roman. Apaan tuh? Penasaran? Yuk, langsung aja kepoin bareng YuKepo!

Rumpun bahasa Roman merupakan salah satu cabang dari kelompok bahasa Indo-Eropa. Rumpun bahasa Roman ini lahir dan berkembang dari satu induk, yakni bahasa Latin. Sementara itu, bahasa Roman yang paling populer antara lain bahasa Italia, Perancis, Spanyol, Rumania, dan Portugis. Termasuk juga sebuah bahasa yang disebut bahasa Romansch yang dituturkan di Graubunden, Swiss Tenggara. Nah, rumpun bahasa Roman ini dituturkan oleh lebih dari 600 penutur asli di seluruh dunia, terutama di Eropa, Amerika, dan Afrika.

Bahasa Romanik merupakan turunan dari bahasa Latin Vulgar (Latin Rakyat), bahasa para budak dan tentara yang berasal dari Kekaisaran Romawi. Sekitar tahun 200 SM hingga 100 M, Kekaisaran Romawi melakukan ekspansi yang disertai dengan kebijakan administratif dan pendidikan ala Roma. Hingga kemudian bahasa Latin menjadi bahasa pribumi yang dominan dari Jazirah Iberia ke Laut Hitam. Pascaruntuhnya Roma di abad ke-5, perubahan bahasa ini menjadi semakin cepat di wilayahnya masing-masing dan berpencar menjadi ragam bahasa yang berbeda-beda. 

Walaupun mengalami ragam pengaruh dari bahasa pra-Roman dan juga invasi-invasi selanjutnya, leksikon, fonologi, morfologi, dan sintaksis semua bahasa Roman merupakan hasil evolusi dari bahasa Latin sehingga rumpun ini memiliki sejumlah ciri linguistik yang khas sebagai pembeda dengan cabang bahasa Indo-Eropa lainnya. 

Terdapat lima bahasa Roman yang terbanyak digunakan oleh para penutur aslinya, yakni bahasa Spanyol (470 juta), Portugis (250 juta), Perancis (150 juta), Italia (60 juta), dan Rumania (25 juta). Sementara itu, bahasa Portugis di tanah aslinya, Portugal, dituturkan oleh hampir 10 juta orang. Selain itu, sebagai bahasa resmi Negara Brazil, bahasa ini diucapkan oleh sekitar 200 juta orang. Begitu pula dengan negara tetangga, Paraguay dan Uruguay.

Bahasa Portugis juga menjadi bahasa resmi sebanyak enam negara di Afrika, seperti Angola, Tanjung Verde, Mozambik, Principe, Guinea Khatulistiwa, Guinea Bissau dan Sao Tome). Sedangkan di Asia, bahasa Portugis dihunakan di Macau dan Timor Timur. Kebanyakan penutur bahasa Portugis di Asia berada di Jepang. Dan di Amerika Utara, sebanyak sejuta orang menuturkan bahasa Portugis sebagai bahasa rumah.

Begitupun dengan bahasa Perancis, di luar Eropa bahasa ini paling banyak dituturkan di Provinsi Quebec, Kanada. Sedangkan di Haiti, bahasa Perancis memiliki status resmi. Sedangkan bahasa-bahasa Roman yang lainnya masih bertahan sebagai bahasa lisan demi kepentingan kontak informal. 

Sebenarnya, klasifikasi bahasa Roman memang lumayan sulit. Sebagian besar wilayah linguistik merupakan rangkaian dialek. Di beberapa kasus, politik juga dapat berkecimpung dalam perkembangan dunia linguistik. Nah, kira-kira seperti itulah tadi alasan mengenai beberapa bahasa di Eropa terdengar sama. Masuk akal juga, ya?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
SHARES