Stanley Hollis, Kisah Prajurit Inggris yang Tak Bisa Dibunuh oleh Nazi pada Perang Dunia II

08 November 2017
|Atik Kencana S.
0SHARES

Sepanjang masa perang, baik Perang Dunia I maupun Perang Dunia II, banyak sekali menelurkan kisah-kisah kepahlawanan dari berbagai pihak, baik pihak yang menang maupun yang kalah. Aksi-aksi heroik tersebut kemudian tercatat dalam sejarah dunia dan menceritakan bagaimana seseorang melampaui batas-batas normalnya demi mencapai suatu kemenangan dalam perang.

Kali ini, YuKepo mau bahas mengenai aksi heroik dari salah satu sosok prajurit tentara Inggris yang dengan gagah berani mampu melumpuhkan ratusan tentara Nazi. Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk, kepoin bareng YuKepo!

Stanley Hollis merupakan satu dari ratusan tentara Inggris yang ikut bertempur selama masa Perang Dunia II. Hollis sudah terlibat di berbagai medan perang, seperti El Alamein dan Dunkirk. Pada saat serangan Normandia yang juga menjadi konflik senjata paling mematikan tanggal 6 Juni 1944, Hollis kemudian mengabadikan namanya.

Pada tanggal bersejarah itu, Hollis bersama dengan resimen Green Howard mendarat di pusat pendaratan Normandia, Pantai Gold. Sebagai pimpinan, Hollis memberikan contoh bagi para anak buahnya. Ia berdiri di barisan paling depan dan maju ke barisan pertahanan Jerman tanpa gentar. Resimen yang dipimpin oleh Hollis ini memiliki tugas untuk melumpuhkan beberapa baterai meriam Jerman yang selalu menembaki pendaratan para sekutu di pantai. 

Ketika resimen Green Howard ini mendekati sasaran, tentara Jerman langsung menembaki mereka dengan gencarnya. Di saat genting seperti inilah Hollis semakin menunjukkan keberaniannya. Ia berdiri dan berlari meliuk-liuk demi menghindari tembakan dan terus maju ke tempat baterai sasaran. Ketika sampai, Hollis tanpa pikir panjang langsung melempar granat ke tempat tersebut. Hasilnya seluruh tentara Jerman yang berada di dalamnya tewas seketika. Kemudian Hollis berlari lagi ke tempat baterai selanjutnya untuk melakukan hal yang sama.

Berdasarkan laporan dari saksi mata, Hollis bukan hanya melumpuhkan dua baterai meriam milik Jerman, namun juga berhasil melumpuhkan dua puluh tentara Jerman seorang diri. Dengan sudah lumpuhnya dua meriam tersebut, pendaratan yang dilakukan di pantai pun menjadi semakin aman. Dengan begitu, pasukan sekutu dapat menduduki wilayah di pantai yang cukup luas.

Baru tiga jam setelah melumpuhkan meriam, Hollis terlibat lagi dengan pertempuran melawan para prajurit Jerman. Ketika sekutu menuju ke arah desa-desa Perancis, gerakan mereka sempat tertahan akibat senapan mesin dan ulah para sniper Jerman. Akibat insiden ini, sebanyak delapan tentara Inggris tewas, sedangkan dua lagi terluka. Resimen pimpinan Sersan Hollis lantas melakukan serangan balik dan berhasil memaksa tentara Jerman untuk melakukan gencatan senjata

Akibat jasa-jasanya ini, Hollis akan tetap dikenang dalam dunia militer Inggris. Tak kurang dari 100 tentara Jerman berhasil ia bunuh selama masa Perang Dunia II. Walaupun banjir pujian, Hollis tak pernah menganggap dirinya sebagai pahlawan, hanya saja orang yang beruntung. Hingga pada tahun 2013, sebuah patung Stanley Hollis dibuat di kampung halamannya, Middlesbrough. Namun sayangnya, Hollis tak dapat menyaksikan patung ini berdiri. Pasalnya, ia meninggal dunia pada tahun 1975. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
0SHARES