Keren! Jalan Aspal di Inggris Ini Terbuat dari Plastik Daur Ulang

17 Juli 2017
|Chandra W.

Limbah plastik telah menjadi permasalahan yang tak kunjung menemukan solusi. Alih-alih menemukan cara untuk meminimalisir dampak buruknya, semakin banyak manusia yang menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari sehingga menambah jumlah limbah bahan yang tidak bisa lebur ini.

Namun di Inggris, telah ditemukan solusi untuk mengurangi limbah plastik. Seruas jalan aspal dibangun dari limbah plastik di Cumbria, Inggris.

Sebuah perusahaan yang berbasis di Skotlandia bernama MacRebur memproduksi pelet atau bijih plastik dari sampah yang telah disortir. Toby McCartner, insinyur pemilik perusahaan ini mendapatkan ide dari anaknya. Di sekolah, ketika sang guru bertanya kepada anaknya "Apa saja yang hidup di laut?", anak dari McCartner menjawab "Plastik,". Menurutnya ini sangat memprihatinkan dan ia tidak ingin anaknya tumbuh besar dengan pikiran semacam itu.

Aspal yang terbuat dari plastik ini ternyata 60 persen lebih kuat dan sepuluh kali lebih tahan lama dibandingkan dengan aspal standard. Terbuat dari gabungan bijih plastik, batu, dan beberapa bahan lainnya, ia dinamai MR6. Jalan aspal ini telah dibangun dan diujicoba di bagian barat laut Inggris tepatnya di Cumbria County. 

McCartney mengatakan bahwa teknologi ini sangat menguntungkan bagi industri dan juga bagi lingkungan. Dalam industri, pembuatan aspal berbahan dasar limbah plastik membutuhkan jauh lebih sedikit bahan bakar fosil yang polutif. Secara otomatis hal itu mengurangi biaya produksi.

Untuk lingkungan, aspal itu mampu menurunkan jumlah limbah plastik dengan cukup signifikan. Kerusakan yang mungkin timbul di aspal limbah plastik lebih rendah kemungkinannya dibandingkan dengan aspal dari batu dan bahan yang biasanya digunakan.

Perusahaan yang dipimpin McCartner masih digolongkan sebagai start-up meskipun sudah terlibat dalam proyek besar. Untuk ke depannya, McCartner berharap dapat membangun jalan ramah lingkungan di Inggris dan negara-negara lainnya. Namun untuk saat ini ia cenderung akan memilih-milih terlebih dahulu negara mana yang akan digarap dan tidak ingin disetir oleh investor maupun pemerintah. Ia takut jika menerima terlalu banyak proyek, justru tidak dapat memenuhi permintaan secara maksimal.

Inovasi-inovasi seperti ini nih yang harus terus diberi dukungan dan dikembangkan supaya bumi lebih sehat. Apalagi permasalahan sampah plastik adalah persoalan global yang harus dipikirkan secara serius. Diharapkan dengan adanya inovasi ini, limbah-limbah sampah yang merugikan bisa segera teratasi. Menurut kamu, ide ini bisa diterapkan di Indonesia nggak ya?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
100 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
SHARES