Canggih! Tidak Disinari Selama 6 Bulan, Kota Rjukan Buat Mataharinya Sendiri. Kok Bisa?

www.flickr.com

Matahari sangat bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup di dunia. Manusia, hewan, dan tumbuhan memerlukan matahari untuk menjalani kehidupan. Selain berfungsi sebagai penerang, sinar surya ini juga bisa membawa kehangatan bagi dunia. Namun, apa jadinya ya kalau sebuah kota tak bisa ditembus oleh sang surya?

edition.cnn.com

Kota Rjukan yang terletak di negara Norwegia adalah kota yang terhalang dari sinar matahari. Kehangatannya tak bisa dirasakan penduduk kota ini selama 6 bulan penuh, dari bulan September hingga Maret. Jika ingin merasakan kehangatan sang surya, penduduk Kota Rjukan harus menaiki gondola atau memanjat ke puncak gunung. Repot ya?

edition.cnn.com

Sinar matahari tidak bisa menembus Kota Rjukan disebabkan kota ini berada di lereng Gunung Gaustatoppen dan dikelilingi pegunungan tinggi lainnya. Nggak kebayang ya setinggi apa pegunungan tersebut sampai-sampai sebuah kota terhalang dari sinar matahari.

commons.wikimedia.org

Melihat penduduknya kesulitan untuk merasakan hangatnya sinar matahari, sang pendiri kota, Sam Eyde, merencanakan suatu proyek. Di tahun 1913, Sam merancang cermin raksasa yang direncanakan akan dipasang di atas gunung. Sayangnya, ide tersebut tak langsung terwujud karena terkendala masalah teknologi dan biaya. Keinginan tersebut akhirnya terwujud pada tahun 2013. Martin Andersen, seorang warga Kota Rjukan, menjadi pewujud mimpi Kota Rjukan.

mapcarta.com

Cermin raksasa berukuran 17 meter persegi ditempatkan di atas lereng gunung setinggi 450 meter. Sebanyak 3 cermin yang dipasangkan dikendalikan melalui komputer untuk memudahkan pelacakan matahari sehingga bisa dipantulkan dengan tepat.  Cermin raksasa ini dibuat dengan metode heliostat. Metode heliostat adalah pemanfaatan sinar matahari sebagai penerangan dengan tidak mengubah panasnya menjadi energi listrik. Dengan demikian, kota seluas 600 meter persegi ini telah mampu mendapatkan terangnya sang mentari meski hanya pantulannya saja.

Tak main-main, pemasangan cermin raksasa tersebut menelan biaya hingga 8 miliar. Ya walaupun menghabiskan biaya yang fantatis, setidaknya sebanyak 3.500 orang yang tinggal di Kota Rjukan bisa merasakan adanya sinar matahari. Hmm, kita yang tinggal di negara tropis jadi tambah bersyukur, ya. Seenggaknya, kita berkelimpahan sinar mentari meski sering kita keluhkan karena panasnya yang menyengat. Yuk, dikurang-kurangi ngeluhnya. Di Rjukan, mereka harus mengeluarkan 8 miliar hanya demi mendapatkan cahaya mentari, lho.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Jadi Saksi Bisu Pertumpahan Darah, Inilah 10 Benteng Pertahanan Paling Tangguh di Dunia

Jadi Saksi Bisu Pertumpahan Darah, Inilah 10 Benteng Pertahanan Paling Tangguh di Dunia

Inggris Baru Saja Melantik Menteri untuk Menangani Masalah Kesepian Akut. Kayak Gimana Tuh?

Inggris Baru Saja Melantik Menteri untuk Menangani Masalah Kesepian Akut. Kayak Gimana Tuh?

10 Kejadian Penting Ini Telah Mengubah Kehidupan di Dunia. Kamu Sadar Nggak Nih?

10 Kejadian Penting Ini Telah Mengubah Kehidupan di Dunia. Kamu Sadar Nggak Nih?

Kemiringan Tanahnya Sampai 19 Derajat, Perumahan di Baldwin Street Bikin Otak Ikut Miring!

Kemiringan Tanahnya Sampai 19 Derajat, Perumahan di Baldwin Street Bikin Otak Ikut Miring!

Ngeri, Berikut 10 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia. Indonesia Termasuk Nggak Ya?

Ngeri, Berikut 10 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia. Indonesia Termasuk Nggak Ya?

Masih Seumur Jagung, Inilah 10 Negara Termuda di Dunia. Lebih Muda Dari Indonesia!

Masih Seumur Jagung, Inilah 10 Negara Termuda di Dunia. Lebih Muda Dari Indonesia!

loading