Beri Dukungan Kekeringan yang Melanda Roma, Vatikan Matikan 100 Air Mancur

30 Juli 2017
|Faizah Pratama
0SHARES

Bumi tampaknya memang semakin menua, belum lagi pemanasan global yang turut memperparah kondisinya. Cuaca menjadi tak menentu, terkadang hujan terus-menerus, kadang pula justru tak kunjung turun. Semakin sulit pula menentukan kapan iklim akan berganti karena hal itu pun jadi tak menentu.

Di satu sisi bumi air melimpah, di sisi bumi yang lain mengalami kekeringan. Seperti kekeringan yang kini sedang menimpa Kota Roma, Italia. Sebenarnya, musim panas yang mencekik ini sudah dua tahun melanda. Kekeringan Roma ini pun membuat kota ini mengalami krisis air karena curah hujan yang turun selalu di bawah rata-rata. Curah hujan di kota tersebut turun sekitar 72 persen dibanding biasanya pada Juli.

Dilansir dari okezone.com, kekeringan Roma merupakan terburuk dalam 60 tahun terakhir. Musibah ini juga menyebabkan kerugian sekitar tiga puluh triliun rupiah di sektor pertanian. Kekeringan Roma ini diduga disebabkan oleh gelombang panas berkepanjangan yang melanda Eropa Selatan beberapa tahun terakhir. Bahkan, lebih dari satu juta penduduk Roma harus menghadapi penjatahan air yang berlangsung delapan jam sehari.

Terkait bencana tersebut, otoritas Vatikan mematikan setidaknya 100 air mancur. Berdasarkan keterangan Juru Bicara Vatikan, Greg Burke, keputusan untuk mematikan air mancur tersebut adalah cara Vatikan untuk memberi dukungan pada Kota Roma dalam krisis kekeringan.

Keputusan ini dinilai sejalan dengan ajaran Paus Fransiskus yang mencela pemborosan dan pentingnya akses kepada air bersih. Gerakan yang dimulai sejak 24 Juli 2017 ini akan dilakukan secara bertahap. Dua air mancur monumental karya pemahat terkenal abad ke-17 Carlo Maderno dan Gian Lorenzo Bernini di St Peter's Square pun turut dimatikan. Tak hanya itu, pihak Vatikan rencananya juga akan mematikan keran air minum yang tersedia di kota para pimpinan umat Katolik itu. Tercatat ada sekitar 2.500 keran, tetapi hanya ada beberapa yang akan dimatikan.

Gerakan mematikan air mancur di Vatikan ini mungkin tidak berpengaruh secara langsung pada kekeringan Roma. Namun, hal tersebut merupakan bentuk dukungan dan empati untuk tidak melakukan pemborosan air di saat ada yang mengalami bencana kekeringan. Setidaknya bencana kekeringan Roma juga harus membuat kita lebih bersyukur, karena sampai detik ini Indonesia masih dianugerahi limpahan sumber daya yang banyak.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
0SHARES