7 Mitos Aneh yang Ada Di Benua Eropa

14 Juni 2017
|Romlah Sundari

Meski terkenal sebagai benua dengan masyarakat yang modern dan jauh dari mistis, namun Eropa memiliki berbagai mitos-mitosnya sendiri. Mitos yang berasal dari kepercayaan nenek moyang mereka ini masih diturunkan dari generasi ke generasi dan dipercaya oleh masyarakat Eropa bahkan sampai sekarang. Beberapa mitos yang dipercayai oleh masyarakat Eropa ini bahkan terdengar sangat aneh dan berkebalikan dengan mitos yang beredar di Indonesia. Mau tau apa saja mitos-mitos dari benua ini? Simak daftar berikut ya!

1. Mitos melempar piring pecah membawa keberuntungan di Denmark

Melempar piring sudah menjadi tradisi yang dilakukan di Eropa sejak dulu. Namun melempar piring rusak memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Denmark. Mereka menyimpan piring-piring mereka yang telah rusak dan melemparkannya pada tahun baru. Aksi ini dipercaya membawa keberuntungan di tahun yang akan datang.

2. Mengucapkan “White Rabbit” sebanyak tiga kali membawa nasib baik di Inggris

Kelinci bagi masyarakat Inggris ternyata dapat membawa keberuntungan. Mereka percaya bahwa mengucapkan kata ‘White Rabbit’ secara berulang-ulang di pagi hari pertama di awal bulan akan membawa nasib baik selama satu bulan ke depan. Tradisi ini hingga kini masih dipercaya dan dilakukan oleh rakyat Inggris.

3. Menumpahkan Anggur di meja dipercaya membawa keberuntungan di Portugal

Jika bagi kebanyakan orang menumpahkan makanan atau minuman merupakan suatu bentuk kesialan, hal ini tidak berlaku di Portugal. Di negara ini, menumpahkan anggur justru menjadi pertanda baik dan membawa keberuntungan bagi ia yang menumpahkannya. Terlebih jika kita menumpahkan anggur dalam sebuah acara besar. Meski hal itu berarti kita harus repot membersihkan meja yang terkena tumpahan anggur.

4. Menaruh roti terbalik adalah pertanda buruk di Perancis

Orang-orang Perancis menaruh perhatian besar terhadap roti dan pastry. Mereka memperlakukan kekayaan kulinernya ini dengan sangat hati-hati dan serius. Karena itu, memperlakukan roti dengan buruk di Perancis akan membuat kita mendapat teguran. Lebih dari itu, masyarakat Perancis bahkan percaya bahwa menaruh roti dengan posisi terbalik haruslah dihindari karena membawa hal-hal buruk bagi orang yang menaruhnya.

5. Menemukan angka 13 adalah pertanda baik di Italia

Bagi kebanyakan orang di dunia, menjumpai angka 13 adalah pertanda buruk. Karena itu hotel, gedung-gedung, dan elevator biasanya melewati angka sial ini. Namun bagi masyarakat Italia, angka 13 justru memberikan keberuntungan. Angka 13 dianggap sebagai tanda kehidupan dan kesejahteraan. Sebaliknya, angka 17 justru dianggap sebagai angka sial dan tidak digunakan di fasilitas-fasilitas umum.

6. Berpapasan dengan pendeta di pagi hari membawa kesialan di Ukraina

Pendeta biasanya merupakan simbol akan kebaikan dan ketenangan. Akan tetapi bagi masyarakat Ukraina, bertemu dengan Pendeta di pagi hari merupakan pertanda buruk. Terlebih berbicara kepada pendeta di waktu pagi, hal-hal buruk sudah dipastikan akan terjadi. Kepercayaan ini membuat gereja di Ukraina menjadi sepi di pagi hari. 

7. Memberikan garam kepada orang lain akan membawa hal buruk di Belanda

Meski terdengar aneh, masyarakat Belanda percaya bahwa memberikan garam pada orang lain akan membawa kesialan. Karena itu, jika kita berada di Belanda dan kehabisan garam, tidak akan ada tetangga atau orang lain yang akan memberikan garamnya untuk kita gunakan. Kita harus membelinya sendiri, atau menikmati makanan tanpa garam.

Kepercayaan dan mitos merupakan buah dari kebudayaan. Dan seringkali mitos ada untuk melindungi hal-hal yang dianggap bernilai. Meski mungkin hal yang dulu dianggap penting dan patut dilindungi kini sudah tidak relevan lagi, namun mitos dan kepercayaan masih dilakukan. Dan sesungguhnya hal ini justru memberi warna dalam kehidupan sehari-hari kita. Terkadang, kepercayaan seperti ini membuat kita merasa memiliki sedikit kontrol atas nasib kita alih-alih hanya ikut arus takdir. Jadi, jika kamu atau temanmu merupakan orang yang percaya pada mitos dan takhayul, tidak perlu malu. Karena dengan mempercayai mitos dan takhayul, kamu juga telah melestarikan budaya dan mungkin juga melindungi suatu hal yang berarti.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
SHARES