7 Makanan Aneh Dari Eropa, Bukan Hanya Siput Saja

14 Juni 2017
|Romlah Sundari
186SHARES

Indonesia bukan satu-satunya negara dengan makanan-makanan aneh seperti tongseng anjing atau sate belalang. Negara-negara lain juga memiliki makanan aneh yang bisa membuat kita bergidik. Bahkan Eropa yang terkenal sebagai negara maju juga memiliki berbagai jenis makanan yang ajaib. Beberapa dari makanan ini bahkan bisa membuatmu ingin muntah hanya dengan membayangkannya saja. Penasaran? Ini dia 7 makanan aneh yang ada di Eropa.

1. Casu Mazu

Secara literal, Casu Mazu dalam bahasa Italia berarti ‘keju busuk’. Dan memang keju yang satu ini tidak seperti keju-keju menggiurkan yang biasa kita rasakan atau lihat di TV. Casu Mazu adalah keju yang terbuat dari susu kambing dan di fermentasi dengan mengundang ‘lalat keju’ untuk bertelur didalamnya. Telur lalat yang menetas dan menjadi larva ini lantas memproses keju dengan memakan dan mencernanya. Keju ini dikonsumsi bersama dengan larva hidup yang berada didalamnya. Namun karena alasan kesehatan, makanan ini kini sudah dilarang untuk dikonsumsi oleh pemerintah.

2. Haggis

Makanan aneh ini berasal dari Skotlandia dan terbuat dari jeroan domba. Hidangan ini biasanya menggunakan jantung, paru-paru dan hati domba yang dicampur dengan biji oat dan dibungkus dengan lapisan perut domba lalu direbus selama beberapa jam. Meski terbuat dari bahan-bahan yang membuat kita bergidik, Haggis ternyata cukup enak dan menjadi makanan favorit di Skotlandia. Hingga kini, Haggis masih banyak dikonsumsi oleh warga Skotlandia meski kini Haggis tidak lagi menggunakan lapisan perut domba sebagai pembungkusnya namun diganti dengan material pembungkus sosis.

3. Surstromming

Surstromming adalah makanan kalengan yang berisi ikan Baltic Herring yang sudah terfermentasi. Sebenarnya makanan ini cukup normal jika tidak memiliki bau yang sangat menyengat. Karena proses fermentasi tersebut, Surstromming mengeluarkan bau yang sangat kuat saat dibuka. Bahkan sebuah penelitian di Jepang menetapkan makanan asal Swedia ini sebagai makanan dengan bau yang paling kuat di dunia. 

4. Lutefisk

Lutefisk dapat ditemukan di berbagai negara skandinavia. Makanan ini terbuat dari ikan yang direndam dalam soda api selama beberapa hari. Bahan kimia yang bersifat korosif ini akan melunakkan daging ikan hingga bertekstur seperti jeli. Namun agar dapat dikonsumsi kembali, Lutefisk harus direndam dalam air dingin selama beberapa minggu agar soda api yang tersisa tidak merusak tubuh pemakannya. Sama seperti Surstromming, Lutefisk juga memiliki bau yang menyengat meski tidak sekuat bau Surstromming.

5. Cuisses de Grenouilles

Hidangan dari Perancis ini terbuat dari kaki katak yang diolah dalam berbagai macam bentuk. Meski terbuat dari bahan yang menjijikkan bagi sebagian orang, ternyata Cuisses de Grenouilles ini memiliki rasa yang enak dan cukup mirip dengan rasa ayam. Perancis bukan satu-satunya negara yang mengonsumsi kaki katak, negara-negara Asia termasuk Indonesia juga terkenal suka mengonsumsi panganan ini. Di Indonesia, hidangan dari kaki katak disebut swikee dan banyak ditemukan di restoran cina. Hmm, apakah kamu mau mencobanya?

6. Breast Milk Ice Cream

Alih-alih jijik, makanan yang satu ini membuat kita mempertanyakan moralitas manusia. Ya, di sebuah gelateria di Inggris bernama The Icecreamists, mereka memproduksi dan menjual es krim yang terbuat dari air susu manusia dan krim. Es krim yang dinamai Baby Gaga dari penyanyi terkenal Lady Gaga ini hadir dalam berbagai rasa seperti Madagascan Vanilla atau Lemon Zest. Matt O’Connor, penemu es krim dari ASI ini mengklaim bahwa susu manusia adalah alternatif sehat dari susu yang banyak beredar di pasaran karena air susu manusia organik dan natural. Susu yang digunakan untuk membuat es krim ini berasal dari perempuan-perempuan di Inggris yang sedang menyusui. Namun untuk menjadi pendonor, perempuan-perempuan ini harus melalui berbagai tes kesehatan terlebih dahulu.

7. Crow Pie

Hidangan yang satu ini berasal dari Lithuania. Sesuai dengan namanya, Crow Pie terbuat dari daging burung gagak muda yang lantas digoreng dan diolah menjadi pie. Makanan tradisional khas Lithuania ini dipercaya sebagai ‘obat kuat’. Namun daging gagak dikhawatirkan mengandung bakteri-bakteri yang dapat mengganggu kesehatan karena gagak adalah burung pemakan bangkai. Karena itu konsumsi daging gagak di Lithuania kini semakin menurun meski beberapa pihak kembali mengkampanyekan hidangan tradisional ini.

Makanan beragam yang ada di dunia ini seringkali tidak terlepas dari budaya negara asalnya yang berbeda-beda. Maka tidak mengherankan ketika benua eropa yang memang kaya akan budaya memiliki banyak jenis makanan dari yang menggiurkan hingga menjijikkan. Beberapa makanan juga dipengaruhi oleh keadaan alam masing-masing negara.

Indonesia sendiri juga memiliki berbagai macam makanan tradisional dari tiap daerah yang perlu kita lestarikan. Karena dengan melestarikan pangan tradisional berarti kita juga turut melestarikan budaya lokal.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
186SHARES