Winnie The Pooh Disensor di Negara Cina, Diduga Karena Dianggap Mirip Presidennya

20 Juli 2017
|Romlah Sundari
4.5 KSHARES

Internet dan sosial media di negara Cina yang sudah dikontrol sedemikian rupa oleh Pemerintah Cina kini kembali mengalami pengekangan. Ya, kini tokoh kartun Winnie The Pooh telah dilarang untuk beredar di sosial media negara Cina. Lembaga sensor di Cina menurunkan gambar-gambar dan gif animasi tokoh beruang yang lucu nan baik hati ini dari media sosial milik negara Cina, Weibo.

Selain itu, stiker animasi Winnie The Pooh pun dihapuskan dari aplikasi perpesanan asal Cina, Wechat. Tidak berhenti di situ, netizen Cina bahkan tidak dapat membuat komentar mengenai Pooh di sosial media. Setiap pesan dengan kata-kata ‘Little Bear Winnie’ akan mendapat respon ‘pesan eror’ karena dianggap memiliki konten ilegal.

Aksi penyensoran yang dilakukan oleh Pemerintah Cina ini memancing pertanyaan dunia, apa kesalahan yang telah dibuat oleh beruang dengan hati yang besar ini hingga ia dimusuhi dan disensor? Apakah karena Pooh tidak menggunakan celana sehingga dianggap sebagai konten pornografi?

Diduga, alasan dibalik penyensoran Winnie The Pooh di Cina tidaklah sesederhana itu. Tokoh kartun karangan AA Milne yang sudah mendunia ini diduga mendapatkan sikap permusuhan dari pemerintah Cina karena beredarnya meme yang membandingkan Presiden Cina, Xi Jinping dengan Pooh.

Meme ini muncul sejak tahun 2013, saat beredar foto Presiden Xi Jinping berjalan bersama dengan Mantan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama. Foto kedua tokoh dunia ini disandingkan dengan foto Pooh yang sedang berjalan dengan salah satu temannya, Tigger. Meme lucu ini dengan cepat beredar di Cina.

Pada tahun 2014, beredar kembali meme perbandingan antara Presiden Xi Jinping dengan Pooh. Foto Presiden Xi yang sedang bersalaman dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, disandingkan dengan foto Pooh yang sedang bersalaman dengan sahabatnya, Eeyore. Dan memang kedua foto tersebut sangat serupa.

Setahun kemudian, pada tahun 2015, foto Presiden Xi Jinping yang sedang berdiri dalam limosinnya dengan setengah badannya menjulang dari atap limosin, menjadi korban keisengan netizen berikutnya. Foto ini disandingkan dengan foto mainan Winnie The Pooh yang sedang menaiki mobil.

Meme-meme ini sebenarnya merupakan lelucon biasa, namun pemerintah Cina tidak terima dengan lelucon ini. Pemerintah Cina justru melihat meme ini sebagai bentuk ejekan yang merendahkan martabat Presiden Xi Jinping di mata rakyatnya sendiri. Karena itu muncullah dugaan bahwa penyensoran Winnie The Pooh disebabkan oleh keberatan pemerintah Cina akan meme-meme yang beredar ini.

Winnie The Pooh bukanlah satu-satunya korban penyensoran oleh Pemerintah Cina karena dianggap mengusik martabat Presiden Xi Jinping. Sebelumnya, makanan khas Cina yang bernama baozi pun mengalami penyensoran di sosial media karena sering digunakan untuk mencela Presiden Xi Jinping yang juga sering disebut dengan Steamed Bun Xi.

Hmm, bagaimana menurutmu? Apakah Winnie The Pooh, beruang baik hati yang mendeskripsikan dirinya sebagai beruang dengan otak kecil ini pantas mendapat penyensoran di negara Cina karena meme-meme ini? 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
4.5 KSHARES