Seorang Wanita di Jepang Meninggal Diduga Karena Digigit Kucing

04 Agustus 2017
|Faizah Pratama

Kucing memang kerap kali dijadikan peliharaan kesayangan. Tapi tak sedikit pula kucing-kucing liar yang hidup terlantar di jalan-jalan dan perkampungan. Mengais-ngais sampah dan sering berkelahi dengan sesamanya. Terkadang ada orang yang merasa iba dengan hewan lucu ini.

Menolong seekor kucing liar bisa jadi adalah tindakan yang mulia. Namun kita juga perlu mempertimbangkan akibat buruk apa yang akan timbul jika kita tidak berhati-hati. Seperti yang terjadi di Jepang, seorang perempuan meninggal dunia akibat penyakit yang ditularkan dari gigitan kucing.

Dilansir dari www.viva.co.id, sebenarnya peristiwa ini terjadi tahun lalu tetapi kematiannya masih diteliti sampai saat ini. Kronologisnya, seorang wanita berusia 50 tahun menolong seekor kucing liar yang ditemuinya. Karena si kucing tampak sakit, sang nenek baik hati itu berusaha mengobatinya.

Namun, sepuluh hari kemudian sang nenek meninggal setelah mengalami demam tinggi. Nenek tersebut didiagnosis terkena Trombositopenia Syndrome (SFTS), sebuah penyakit menular yang dibawa oleh kutu pada kucing. Berbagai dugaan pun bermunculan soal kematiannya itu. Termasuk ia sempat digigit oleh kucing sebelum kematiannya karena tidak ditemukan gigitan kutu.

Virus SFTS tersebut cukup berbahaya karena memiliki tingkat kematian mencapai tiga puluh persen. Apalagi jika menyerang orang yang berusia di atas 50 tahun yang rentan terkena penyakit. Peristiwa ini bisa jadi kasus pertama kematian yang terjadi karena gigitan hewan berbulu ini. Kementerian Kesehatan Jepang pun mengatakan bahwa kasus tersebut memang jarang terjadi tetapi perlu diwaspadai. Pihak tersebut memperingatkan warga untuk berhati-hati saat berhubungan dengan hewan dalam kondisi fisik yang buruk. Karena daya tahan tubuh yang lemah bisa jadi jalan tertularnya penyakit.

Bukan tidak boleh menolong kucing yang sakit tetapi hanya perlu waspada saja. Saat kalian menemukan kucing yang tampak sakit sebaiknya segera bawa ke dokter hewan. Jangan sampai terkena cakaran ataupun gigitannya. Selalu cuci tangan setiap kali melakukan kontak dengan hewan peliharaan untuk menghindari tertularnya penyakit.

Tak ada larangan untuk menyayangi hewan. Hanya perlu diingat saja bahwa hewan juga punya potensi menularkan penyakit. Peristiwa yang menimpa nenek di Jepang tersebut bisa jadi pelajaran untuk berhati-hati saat melakukan kontak dengan hewan, terutama jika hewan itu sakit.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
SHARES