Sempat Viral, Apakah Benar di Jepang Ada Kebun Binatang Hologram 7D?

03 Agustus 2017
|Venanda

Baru-baru ini viral sebuah video yang menunjukkan sebuah taman dimana pengunjung dapat menyentuh, merasakan, dan mencium bau binatang virtual. Disebutkan bahwa taman tersebut adalah sebuah kebun binatang hologram 7D yang ada di Jepang.

Dalam video tersebut terlihat pengunjung dibuat takjub dengan kehebatan teknologi Jepang yang dapat membuat sebuah kebun binatang 7D tanpa binatang. Hal ini membuat banyak orang berdecak kagum. Namun banyak juga yang bertanya-tanya, di manakah sebenarnya lokasi dari kebun binatang 7D ini?

Awal mulanya video yang menunjukkan kehebatan kebun binatang 7D di Jepang ini diunggah oleh akun Facebook Waqar Ulhassan. Dalam video tersebut terlihat bagaimana pengunjung dapat berinteraksi dengan hewan-hewan hologram seperti beruang kutub, pinguin, macan tutul, hingga ikan paus. Penampakan mereka terlihat sangat nyata. Bahkan pengunjung dapat memegang berbagai hewan ini. Dalam captionnya juga tertulis dalam bahasa Inggris yang artinya, 

"Ini adalah sebuah taman hiburan di Jepang. Kamu dapat menyentuh, merasakan, bahkan mencium bau dari hewan-hewan ini. Kita masih di 3D dan 4D, di mana Jepang sudah di 7D,". 

Kemudian video ini mulai viral setelah dibagikan oleh 792.192 pengguna Facebook lainnya. Banyak orang yang takjub dan terheran-heran dengan kehebatan teknologi Jepang ini. Wajar saja ya mereka kagum dengan video ini, karena memang jika kebun binatang 7D ini benar-benar ada, pasti akan sangat menakjubkan.

Tapi ternyata, itu semua adalah hoax atau berita bohong. Binatang yang terlihat dalam video bukanlah bagian dari kebun binatang 7D di Jepang. Cuplikan video ini ternyata merupakan bagaian dari iklan untuk National Geography yang telah diedit dan ternyata menjadi viral. Pada tahun 2011, National Geography bekerja sama dengan agensi periklanan digital Inggris, Appshaker untuk membuat pameran "augmented reality" di berbagai mall.

Meskipun dalam rekaman tersebut nampak orang-orang berinteraksi dengan hewan virtual, Appshaker tidak menggunakan hologram. Hewan-hewan tersebut di proyeksikan ke layar sehingga pengunjung bisa melihat bagaimana interaksi mereka dengan hewan virtual tersebut. Jadi di sana mereka juga belum menggunakan teknologi 7D yang tertulis dalam postingan viral tersebut.

 

 

Nah, terjawab 'kan apakah benar Jepang memiliki kebun binatang 7D tersebut atau tidak. Sebagai netizen, kita harus lebih bijak dalam membagikan konten yang ada di internet. Karena tidak semua yang ada di internet itu benar. Akan lebih baik jika kamu mengkonfirmasi informasi ini dengan membaca dari sumber yang terpercaya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
SHARES