Rumah Tahan Gempa Di Jepang Ini Ternyata Dibuat Dari Styrofoam Lho

19 Juni 2017
|Venanda
1SHARES

Saat mendengar kata styrofoam pasti yang terlintas di kepala kita adalah wadah pembungkus makanan yang biasanya digunakan sekali pakai. Tapi kebayang nggak sih jika styrofoam itu digunakan untuk membangun rumah. Sebuah perusahaan rumah modular di Jepang menggunakan styrofoam untuk membangun rumah tahan gempa yang praktis, murah, tapi tetap dapat melindungi dari panas dan hujan. Penasaran bagaimana bentuk rumah dari styrofoam ini?

Seperti yang kita tahu, Jepang merupakan salah satu negara yang rawan terjadi bencana gempa. Sehingga, rumah tahan gempa menjadi sebuah kebutuhan utama warga Jepang. Hal ini menyebabkan permintaan rumah tahan gempa di Jepang menjadi cukup  banyak. Sehingga perusahaan properti mulai mengusung rumah tahan gempa menjadi produk utamanya. Mereka berlomba-lomba membuat inovasi rumah tahan gempa mulai dari bahan kayu, baja ringan, hingga styrofoam.

Rumah berbahan dasar styrofoam ini diproduksi oleh perusahaan properti Jepang bernama Japan Dome House. Sebenarnya perusahaan ini sudah memproduksi rumah berbahan styrofoam sejak 15 tahun yang lalu. Namun, permintaan rumah ini mulai meningkat tajam sejak tahun lalu. Pada bulan April 2016, di Jepang tepatnya prefektur Kumamoto terjadi bencana gempa berskala 7.0 skala richter. Gempa ini membuat banyak rumah yang roboh sehingga menyebabkan 49 orang meninggal dan 3000 orang lainnya luka-luka. Hampir seluruh daerah di Kumamoto terkena dampak dari gempa ini. Tapi, ada satu desa, yaitu Kyushu yang semua rumahnya tidak roboh sama sekali. Ternyata rumah-rumah di desa ini berupa rumah modular dari styrofoam yang dibuat oleh Japan Dome House. 

Meskipun berbahan dasar styrofoam, rumah ini sangat kokoh dan kuat karena dikombinasikan dengan tiang kayu dan juga balok. Untuk styrofoamnya sendiri Japan Dome House tidak menggunakan yang biasa. Perusahaan ini telah mengembangkan material yang lebih kuat daripada yang digunakan untuk tempat makanan sekali pakai. Selain itu rumah ini juga memiliki sifat isolasi termal yang sangat tinggi. 

Sebuah rumah dari bahan styrofoam ini dapat dibangun dalam waktu satu minggu oleh tim yang terdiri dari 3 orang. Mereka menyatukan potongan modular yang merupakan bahan baku rumah ini menjadi sebuah rumah kubah yang kokoh. Satu buah rumah modular seluas 36 meter persegi bisa kamu dapatkan dengan membayar seharga tujuh sampai 8 juta yen atau delapan ratus juta hingga satu miliar rupiah. 

Meskipun jika dirupiahkan harga rumah tersebut terlihat sangat mahal, namun di Jepang rumah modular ini termasuk rumah yang cukup murah. Rumah ini juga sangat awet karena bahan styrofoam tidak dapat membusuk atau berkarat dan juga tidak berisiko terkena rayap. Sehingga rumah ini bisa dijadikan tempat tinggal permanen atau rumah sementara saat terjadi bencana gempa. 

Jika melihat keunggulan dari rumah ini, sepertinya Indonesia juga butuh rumah modular ini sebagai antisipasi bencana gempa. Kamu tertarik untuk tinggal di rumah ini?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
1SHARES