Para Pemburu Madu di Nepal Ini Bertaruh Nyawa di Setiap Madu yang Dihasilkannya

21 Oktober 2017
|Atik Kencana S.
0SHARES

Zaman sekarang hidup semakin susah. Walaupun dalam beberapa aspek sudah dibantu dengan adanya teknologi yang semakin mumpuni. Pada kenyataannya, beberapa sektor atau aspek kehidupan manusia akan semakin menghimpit. Salah satunya mengenai pekerjaan yang layak dan minim dari kecelakaan.

Seperti yang sudah berhasil diabadikan oleh Andrew Newey, seorang fotografer handal asal Britania Raya. Newey mencoba menangkap berbagai momen mencengangkan dari para anggota suku Gurung Nepal yang masih melakoni tradisi berburu madu yang sangat berbahaya. Sebanyak dua kali dalam setahun, para pemburu madu Gurung naik ke sebuah tebing di Nepal Tengah dan mendaki demi mengumpulkan madu. Alat-alat yang digunakan masih sama seperti yang nenek moyang mereka gunakan, seperti tangga, tenunan tangan, dan tiang bambu yang digunakan untuk memotong sarang madu. Setelah mengasapi dasar tebing untuk mengusir lebahnya, mereka menaiki tangga untuk mengambil madu tersebut.

Selain sangat berbahaya karena risiko jatuh, mereka ternyata memanen madu dari lebah madu terbesar di dunia. Perburuan madu ini menjadi salah satu kegiatan manusia tertua yang pernah diketahui. Pasalnya, ada sebuah lukisan yang berusia 8.000 tahun di Spanyol yang menggambarkan seseorang sedang mengambil madu. Penasaran bagaimana mencekamnya situasi berburu madu di sana? Yuk, langsung aja kepoin bareng YuKepo!

1. Perlengkapan yang digunakan sangatlah sederhana, tak ada pengaman khusus

2. Hanya untaian tangga yang terbuat dari bambu dan tali sebagai pijakan mereka

3. Panen madu di tebing seperti ini harusnya dilengkapi dengan perlengkapan keamanan berlapis

4. Sarang madunya aja besar banget, kalau disengat bisa kelar deh

6. Lebah madu Himalaya memang yang paling besar di dunia, bisa 3 cm panjangnya

7. Siapa yang gak cemas kalau sistem pengerjaannya cukup mencekam begini?

8. Madu yang ada di musim semi bisa memabukkan, makanya bisa dijual dengan harga yang fantastis di Jepang, Korea, dan Tiongkok

9. Madu memang berkhasiat dan enak, tapi gak seenak cara panennya

Melihat cara mereka memanen madu dari lebah madu terbesar di dunia, ditambah dengan medan yang sangat berbahaya, seharusnya dilakukan dengan menggunakan peralatan yang memenuhi standar keamanan. Walaupun tradisi ini sudah dilakukan selama beberapa generasi, tentunya semakin hari risiko yang dihadapi akan semakin tinggi.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
0SHARES