Miris Banget, Drive Thru Ucapan Belasungkawa di Pemakaman Jepang Ini Bikin Ngelus Dada!

05 Maret 2018
|Pandu Rijal Pasa
4.5 KSHARES

Kematian memang selalu membawa kesedihan bersamanya. Sebagai bentuk dukungan terhadap keluarga yang bersangkutan, ucapan belasungkawa menjadi sesuatu yang tidak boleh dilewatkan oleh teman-teman terdekat. Sesuatu yang unik datang dari Nagano, Jepang, dimana mereka bisa mengucapkan belasungkawa dengan menggunakan sistem drive-thru. Ini berarti, para pelayat bisa menyambangi rumah duka dan memberikan penghormatan terakhir kepada kerabat yang meninggal tanpa perlu keluar dari mobil.

Inovasi ini diinisiasi oleh Lext Ai Inc, sebuah operator yang melayani pernikahan serta pemakaman yang mempunyai kantor utama di Pusat Prefektur di fasilitas pemakaman Ueda Minami Aishoden, Nagano, Jepang. Masao Ogiwara, selaku Presiden perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa alasan diciptakannya inovasi ini adalah untuk membantu orang tua dan para tuna daksa yang merasa sulit untuk hadir dalam acara pemakaman menjadi lebih mudah dalam mengucapkan belasungkawa.

Cara kerja yang diterapkan oleh layanan ini cukup sederhana kok. Para tamu disambut dengan pelayan yang sudah bersiap di meja resepsi tepat dimana mobil tamu tersebut bisa diparkirkan. Kemudian para tamu tersebut dapat mendaftarkan nama mereka di buku tamu atau tablet layar sentuh yang telah disediakan di sana dan kemudian menyerahkan uang duka kepada petugas yang berjaga di tempat itu.

Selain itu, tempat pemberhentian tersebut juga memungkinkan pelayat untuk berdoa serta menyulut dupa sambil melihat foto almarhum di altar lewat sebuah jendela besar. Pihak keluarga sendiri juga akan mendapatkan notifikasi berupa lampu kedip jika ada yang sedang menggunakan jalur drive-thru, bahkan pihak keluarga juga dapat menyaksikan langsung ke jalur tersebut melalui kamera yang terhubung ke ruang tengah.

Secara tidak langsung, inovasi ini lambat laun akan membuat adat pemakaman yang ada di sana, seperti penggunaan pakaian hitam formal maupun gaun tradisional khas Jepang, luntur sedikit demi sedikit. Tapi Ogiwara menilai bahwa seringkali inovasi-inovasi seperti ini perlu untuk dilakukan agar lebih banyak masalah-masalah di sekitarnya yang dapat terselesaikan dengan baik. Bagaimana jika diterapkan di Indonesia, ya? Hmm, kayaknya akan sulit sih. Karena kita jadi tidak dapat memberikan dukungan langsung kepada mereka yang ditinggalkan. Tak ubahnya dengan mengirim pesan singkat semata alih-alih memeluk dan menghibur mereka.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pandu Rijal Pasa
"Be The Best Version of You"
4.5 KSHARES