Menilik Sisi Lain Dari Kota Seoul, Desa Guryong sebagai Bukti Kesenjangan Sosial Kaum Papa

kimchi-monster.tumblr.com

Korea Selatan rupanya sedang di atas angin. Meskipun tak cukup melebarkan sayapnya dalam dunia teknologi dan otomotif, namun tren musik, drama, hingga fashion-nya tersebar luas ke seluruh dunia, termasuk pula Indonesia. Korea Selatan juga rupanya sedang bersaing dengan Jepang demi mendapatkan perhatian nomer satu di Asia dan bahkan di dunia.

Gemerlapnya kehidupan di Korea Selatan tentunya bisa ditemukan di ibu kota, yakni Seoul. Sebuah kota yang menyajikan gemerlap ibu kota dari negara yang tengah jadi pusat perhatian dunia. Semua dunia menatap Seoul, baik secara langsung maupun melalui tayangan drama-drama Korea yang sanggup mengaduk perasaan para penontonnya.

Masyarakat dunia sudah terlanjur terpesona dengan kemegahan Kota Seoul yang dihiasi oleh beragam gedung pencakar langit dan industri hiburannya yang tak pernah terlihat sepi. Namun, Seoul juga tak lebih dari kota biasa yang masih tetap memiliki seluk beluk kemiskinan di tengah gemerlapnya dunia K-Pop. Kesenjangan sosial juga terjadi di Ibu Kota Korea Selatan ini.

Lebih dari dua ribu orang ditempatkan pada sebuah perkampungan kumuh Gangnam yang sempit dan penuh sesak. Perkampungan ini dipadati oleh gubuk-gubuk kumuh yang beratapkan besi bergelombang yang sudah karatan. Beberapa keluarga malah terpaksa untuk berbagi toilet lain dengan keluarga lain.

Desa Guryong di Gangnam, Seoul ini merupakan perkampungan kumuh terakhir yang tersisa. Perkampungan ini merupakan sebuah pemukiman ilegal yang didirikan setelah adanya penggusuran massal yang terjadi menjelang Olimpiade Seoul pada tahun 1988. Populasi di pemukiman ini tidak bisa dipastikan, antara 700 hingga 2.000 orang bermukim di atas tanah seluas 70 hektar.

Dengan berdirinya perkampungan kumuh di lokasi yang cukup berdekatan dengan lokasi gedung-gedung pencakar langit ini menjadi sebuah bukti bahwa kesenjangan sosial juga terjadi di Korea Selatan, tepatnya di Seoul. Untuk melihat ragam kesenjangan sosial tersebut, YuKepo sudah merangkum beberapa fotonya yang dilansir dari laman Dailymail. Penasaran? Yuk, langsung aja kepoin bareng YuKepo!

1. Kebayang dong, pemukiman seperti ini terselip di kemegahan Kota Seoul

www.dailymail.co.uk

2. Kadang suka ga nyangka kalau ini ada di Seoul

www.dailymail.co.uk

3. Penduduk memang berjuang untuk membangun pemukiman ini, tapi tentunya mereka harus melawan regulasi pemerintah yang ketat

www.dailymail.co.uk
4. Lahan di Seoul memang menjadi yang paling tinggi harganya di Korea Selatan
www.dailymail.co.uk
5. Pemukiman seperti ini bisa dibilang tak layak, lawan mereka juga serangga yang membabi buta
www.dailymail.co.uk

6. Gak terlalu jauh dari para gedung pencakar langit tersebut kan?

www.dailymail.co.uk

7. Kondisinya memang gak beda jauh kan dengan pemukiman sempit di Jakarta

www.dailymail.co.uk
www.dailymail.co.uk

Rupanya kesenjangan yang terjadi di Seoul memang terlihat cukup nyata dan signifikan. Bagaimana kemiskinan yang dialami oleh sebagian rakyatnya harus berdampingan dengan hingar-bingar gemerlapnya dunia dan peradaban K-Pop. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Setiap 3 Meter Ada Polisi Tidur, Jalanan di Cina Ini Bikin Mabuk Jalan!

Setiap 3 Meter Ada Polisi Tidur, Jalanan di Cina Ini Bikin Mabuk Jalan!

19 Juta Kucing Jadi Santapan Tiap Tahun, Inilah Fakta Absurd tentang Negara Tiongkok

19 Juta Kucing Jadi Santapan Tiap Tahun, Inilah Fakta Absurd tentang Negara Tiongkok

Jangankan Untuk Makan, Melihat 7 Makanan Paling Menjijikkan di Tiongkok Ini Bisa Bikin Muntah

Jangankan Untuk Makan, Melihat 7 Makanan Paling Menjijikkan di Tiongkok Ini Bisa Bikin Muntah

Fakta-fakta Unik tentang Myanmar Ini Tertutup Akibat Krisis Kemanusiaan Rohingya

Fakta-fakta Unik tentang Myanmar Ini Tertutup Akibat Krisis Kemanusiaan Rohingya

Inilah Fakta Ashin Wirathu, Biksu Buddha yang Menjadi Penggerak Genosida Etnis Rohingya

Inilah Fakta Ashin Wirathu, Biksu Buddha yang Menjadi Penggerak Genosida Etnis Rohingya

Perempuan Thailand Ini Menikah Setiap Seminggu Sekali, Kamu Masih Ribut Kapan Dihalalin?

Perempuan Thailand Ini Menikah Setiap Seminggu Sekali, Kamu Masih Ribut Kapan Dihalalin?

loading