Mengapa Timur Tengah Selalu Dilanda Konflik dan Peperangan?

21 Oktober 2017
|Meidiana
0SHARES

Berbicara tentang Timur Tengah, tentu saja keprihatinan yang kemudian muncul di dalam benak kita. Konflik dan perang tidak henti-hentinya terjadi. Banyak rakyat sipil, saudara kita yang tidak tahu apa-apa juga menjadi korban pertumpahan darah yang mengerikan. Sedih sekali rasanya setiap kali melihat berita-berita tentang mereka di televisi, surat kabar, ataupun internet. Pernah nggak sih kamu bertanya-tanya sebenarnya apa yang menyebabkan Timur Tengah selalu dilanda konflik dan peperangan yang tak usai-usai juga? Nggak perlu bertanya-tanya lagi deh sekarang. Dikutip dari Merdeka.com, berikut jawabannya.

 

1. Invasi Amerika Serikat di Timur Tengah

Invasi Amerika di Timur Tengah turut menjadi salah satu penyebab kawasan Timur Tengah rawan konflik. Sebagai contoh, AS yang melakukan invasi ke Afganistan mulai tahun 2001 untuk menggulingkan rezim Taliban telah menewaskan 27.000 warga sipil. Invasi yang juga dilakukan AS ke Irak untuk melengserkan rezim Saddam Hussein sejak tahun 2003—2011 telah memorak-porandakan seluruh negeri. Lebih dari 100.000 warga sipil tewas karena perang dan tindak kriminal. Sejak invasi tersebut, Irak menjadi rusuh dan penuh konflik.

2. Kawasan sumber minyak bumi terbesar di dunia

Tidak diragukan lagi bahwa Timur Tengah memiliki sumber minyak bumi yang sangat besar. Hampir seluruh negara di Timur Tengah merupakan penghasil minyak bumi, seperti Iran, Irak, Suriah, Kuwait, Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, dan Yaman. Sebagai sumber energi yang sangat dibutuhkan oleh semua orang di dunia, tentu saja minyak bumi merupakan potensi dan komoditas penting yang dapat memberikan pemasukan luar biasa bagi negara. Hal itulah yang kemudian membuat negara-negara penghasil minyak di Timur Tengah saling bersaing untuk menguasai perminyakan dunia. Konflik kawasan pun tidak terelakkan lagi.

3. Perang saudara yang berkepanjangan

Penyebab konflik dan perang yang terus terjadi di Timur Tengah selanjutnya adalah perang saudara, seperti di Suriah, Irak, dan Yaman. Pemerintah harus berjuang melawan kelompok  pemberontak yang didukung Amerika, belum lagi harus melawan ISIS. Sampai sekarang pun, perang di Suriah masih berlanjut. Kota-kota hancur dan warga sampai harus mengungsi ke negara-negara tetangga.

4. Konflik Israel dengan Palestina

Dari sejak pertengahan abad ke-20 sampai sekarang, solusi untuk konflik antara Israel dan Palestina belum juga ditemukan. Serangan-serangan, baik dari Israel maupun milisi Palestina masih saja terjadi. Korban-korban terus berjatuhan dan jumlah warga Palestina yang terlantar akibat kehilangan tempat tinggal semakin tinggi. Rekonsiliasi yang terus dilakukan belum juga menemui titik terang yang pasti.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan Timur Tengah selalu dilanda konflik dan perang yang tak kunjung usai. Andai saja ya Timur Tengah menjadi kawasan yang damai, pasti saudara-saudara kita di sana tidak akan mengalami penderitaan yang menyakitkan. Mari kita selalu berdoa dan berharap agar masalah-masalah di sana segera terselesaikan.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Meidiana
"Bahagia bersama senandika."
0SHARES