Isu Vampir Merebak,Yuk Lihat Lebih Jauh tentang Malawi, Negerinya Para Vampir!

30 Oktober 2017
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Baru-baru ini isu vampir kembali merebak di Malawi. Isu tersebut tentu meresahkan dan membawa dampak buruk untuk Malawi. Lima orang dikabarkan tewas karena isu vampir. Mereka dihakimi oleh sekelompok orang karena dianggap sebagai vampir. Kelompok tersebut masih mencari tertuduh lain yang akan dijadikan korban. Mereka juga menutup jalan masuk ke sebuah distrik.

Karena kekerasan massa akibat isu vampir, PBB menarik staf-stafnya yang ada di Malawi. Amerika Serikat pun ikut menarik relawannya yang ada di Malawi. Bahkan, Kedubes AS juga memperingatkan warganya yang ada di Malawi untuk tidak mendekati distrik yang dianggap sebagai tempat bersarangnya vampir. Kejadian ini sangat disesalkan oleh Presiden Malawi, Peter Mutharika.

Di balik isu vampir yang merebak, Malawi juga sama dengan negara lain yang memiliki hal menarik dan masalah yang menghadang. Yuk, langsung saja kita kenalan lebih jauh dengan Malawi, negerinya para vampir!

1. Tentang penamaan negara

Nama Negara Malawi diduga berasal dari kata Marawi. Marawi merupakan nama kuno dari suku Nyanja. Suku tersebut menjadi salah satu penghuni Malawi. Selain itu, Malawi juga dikatakan berasal dari bahasa Chicewa, bahasa resmi Malawi yang berarti nyala api. Sebelum dikenal dengan nama Malawi, negara ini bernama Nyasaland.

2. Wilayah dan luas Negara Malawi

Negara Malawi terletak di Benua Afrika bagian selatan. Negara ini beribu kota di Lilongwe. Malawi bisa dikatakan sebagai negara yang kecil. Hanya sepertiganya berupa daratan dan sisanya berupa air. Ya, Malawi sebagian besar dipenuhi oleh air yang berupa danau, Danau Malawi.

3. Identitas Negara Malawi

Negara Malawi memiliki bahasa resmi Chicewa. Bendera Malawi berwarna merah, hitam, hijau, dan bergambar matahari terbit. Merah melambangkan darah martir kemerdekaan Afrika, hitam melambangkan penduduk Afrika, hijau melambangkan tanah dan sumber alam, dan matahari melambangkan kemerdekaan dan harapan. Malawi dijuluki sebagai "The warm heart of  Africa" karena keramahtamahan para penduduknya.

4. Salah satu negara termiskin di dunia

Malawi tahun belakangan ini tercatat sebagai negara termiskin di dunia. Indikator yang paling jelas adalah pendapatan per kapita yang rendah. Pendapatan per kapita negara ini hanyalah USD 226 atau sekitar 3 juta rupiah. Menurut data, sekitar 55% penduduk harus hidup di bawah garis kemiskinan.

5. Bencana sering melanda

Selain menjadi negara termiskin, Malawi juga sering dilanda bencana. Bencana yang paling sering melanda adalah kelaparan. Sang Presiden bahkan pernah menjual jet kepresidenan dan 60 mobil mewah untuk memberi makan orang miskin dan memerangi kasus kurang gizi. HIV/AIDS juga menjadi wabah penyakit yang merebak di Malawi. Lebih dari 90.000 orang hidup dengan HIV/AIDS.

6. Banyak anak tidak terurus

Banyak anak yatim piatu di Malawi. Orang tua mereka meninggal karena HIV/AIDS. Selain itu, banyak anak yang tidak mengenyam pendidikan. Tercatat sekitar 30% anak yang tidak bersekolah, padahal terdapat program pendidikan gratis di sana.

7. Wisata yang memesona

Selain berbagai masalah yang terus melanda, Malawi juga menawarkan keindahan wisata. Danau Malawi menjadi danau yang memiliki tiga lapisan air dengan kekentalan yang berbeda. Danau ini menjadi danau dengan spesies ikan terbanyak di dunia. Selain itu, Daratan Tinggi Zomba juga menawarkan keindahannya. Bahkan, keluarga Kerajaan Inggris sering berkunjung ke sana. Ada juga bangunan batu tua yang berupa gereja, Gunung Mulanje, dan Taman Nasional Liwonde.

8. Produksi yang diunggulkan

Walaupun menjadi negara termiskin, Malawi juga memiliki produksi yang diunggulkan. Malawi menjadi satu-satunya negara selain Denmark yang punya pabrik bir Carlsberg. Selain itu, 50% ekspor dari Malawi adalah tembakau. Teh hanya menjadi barang ekspor sebesar 6%. Malawi menjadi negara pertama di Afrika yang menanam teh untuk diperdagangkan.

9. Keunikan Negara Malawi

Chitenje adalah nama pakaian adat Malawi yang digunakan oleh perempuan. Ada kepecayaan bahwa apabila saat purnama, orang yang tengah memancing akan mendapatkan hasil yang banyak. Di Malawi, kebanyakan kepala desa atau yang setara wali kota di negara lain adalah perempuan dengan para pria sebagai sekretarisnya. Hal yang paling unik, di Malawi tikus digoreng untuk dimakan dan dijual. Lalat juga dimasak untuk dijadikan sebagai kue.

Nah, itu tadi sederet hal yang berkaitan dengan Malawi. Semoga segala isu dan masalah yang mereka hadapi segera berakhir. Kita doakan bersama, ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memahami karena menjalani"
0SHARES