Inilah Tradisi Perayaan Idul Adha di Berbagai Negara yang Menyimpan Keunikannya Masing-masing

02 September 2017
|Atik Kencana S.
0SHARES

Seluruh umat muslim di seluruh dunia pastinya sudah mempersiapkan segala hal untuk menghadapi Idul Adha, kan? Bukan hanya mempersiapkan perlengkapan salat dan hewan kurban bagi yang mampu, tapi juga mempersiapkan batin untuk merefleksikan hari besar ini. Bukan cuma sekadar potong hewan kurban, lho. Cerita di balik penyembelihan hewan kurban ini memang cukup mendalam.

Nah, kalau di Indonesia biasanya kita melakukan beberapa rentetan kegiatan sewaktu Idul Adha, misalnya salat Ied, penyembelihan hewan kurban, hingga tradisi bakar-bakar pas malam hari, lantas bagaimana dengan tradisi Idul Adha di negara lain? Yuk, kepoin bareng YuKepo!

1. Singapura

Singapura memiliki tradisi tersendiri dalam merayakan Idul Adha. Selain salat Ied dan pemotongan hewan kurban, masyarakat Singapura merayakan Idul Adha dengan mengadakan bazaar dilengkapi dengan dekorasi yang meriah. Bazaar Idul Adha ini biasanya dilakukan di Kampong Glam dan Geylang Serai setiap tahunnya. Gak heran perayaan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga lokal dan asing.

2. Turki

Perayaan Idul Adha di negara ini biasanya disebut sebagai Baqri-Eid atau Festival Sapi. Masyarakat Turki tidak hanya melakukan kurban sapi saja, tapi juga kambing dan domba seperti di negara lainnya. Satu hal yang menjadi perbedaan adalah Turki meliburkan kegiatan selama empat hari. Masyarakat di sini tidak hanya membagikan daging kurban, melainkan juga membagikan berbagai makanan lezat lainnya.

3. Arab Saudi

Idul Adha menjadi suatu momen yang ditunggu-tunggu bagi para masyarakat di sini. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi ternyata juga disibukkan dengan tradisi pemotongan hewan kurban yang nantinya akan didistribusikan ke beberapa negara Islam yang miskin seperti yang berada di kawasan Asia Selatan, Asia Tengah, dan Afrika. Hewan yang dikurbankan di negara ini bisa dibilang lain daripada yang lainnya, yakni hewan unta. Walaupun ada juga yang berkurban kambing atau sapi, namun unta lebih mendominasi.

4. Mesir

Perayaan Idul Adha di Mesir berlangsung selama tiga hari. Kalau biasanya umat muslim melakukan salat Ied di masjid, berbeda dengan Mesir. Terdapat larangan untuk salat di mesjid karena kapasitasnya yang kurang memadai. Oleh karena itu, masyarakat Mesir lebih banyak salat di lapangan-lapangan yang sudah disiapkan oleh pemerintah. Selain itu, masyarakat Kairo umumnya melakukan penyembelihan hewan kurban di jalanan. Jadi, jangan heran kalau di sana pasti akan banyak jalanan yang bersimbah darah. Uniknya lagi, banyak masyarakat yang menghias hewan kurban mereka sebelum disembelih.

5. Bangladesh

Perayaan Idul Adha di Bangladesh juga terjadi selama tiga hari. Selain itu, ternyata ada tradisi mudik menjelang Idul Adha di negara ini. Otomatis semua stasiun keberangkatan dan kedatangan pasti akan penuh sesak oleh penumpang. Mereka rela berdesak-desakan di transportasi umum, bahkan ada yang sampai naik ke atas gerbong kereta. Soal penyembelihan hewan kurban, di negara ini tidak boleh dilakukan oleh orang sembarangan. Selain itu, hewan kurban juga harus dipastikan sehat dan sudah cukup umur.

6. Tiongkok

Umat muslim di Tiongkok memang termasuk minoritas. Tapi, walaupun sedikit, perayaan Idul Adha juga dilakukan secara meriah di negara ini. Keseruan Idul Adha di Tiongkok terjadi selama empat hari. Uniknya, masyarakat di Ningxia, Tiongkok, hanya hanya memperbolehkan laki-laki yang pergi salat Ied di masjid, sedangkan para wanita dilarang ke masjid dan menunggu di rumah. Selepas salat, biasanya mereka melakukan berbagai perayaan, seperti melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran, bertukar makanan, dan sebagainya. Selain itu, diadakan juga bazaar dadakan yang dibuka selama empat hari kemeriahan ini.

7. Maroko

Perayaan Idul Adha di Maroko ini disemarakkan dengan libur tiga hari. Saat hari libur ini, masyarakat muslim setempat membanjiri masjid dan menghabiskan waktunya untuk beribadah. Setelah itu mereka juga bersiap untuk melakukan penyembelihan hewan kurban yang akan dibagikan ke masyarakat. Negara ini juga memiliki santapan khas Idul Adha, yakni Mrouzia dan Boulfaf yang terbuat dari daging domba dan sapi yang diolah dengan rempah-rempah.

Nah, itulah tadi berbagai keseruan momen Idul Adha yang terjadi di berbagai negara. Peringatan ini juga menjadi refleksi diri mengenai pengorbanan terhadap sesuatu, ujungnya adalah keikhlasan. Kalau perayaan Idul Adha di daerahmu bagaimana?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
0SHARES