Inilah Fakta Mengenai Etos Kerja di Jepang yang Menyebabkan Ribuan Orang Meninggal Setiap Tahunnya

29 Agustus 2017
|Atik Kencana S.
226SHARES

Negara yang memiliki penduduk dengan etos kerja tinggi memang cukup membanggakan. Poin tersebut menjadi salah satu pendukung utama berkembang pesatnya suatu negara. Pastinya gak ada satu negara pun yang mau memiliki penduduk yang mayoritas malas kerja. Otomatis tujuan negara tersebut bisa tersendat. Jangankan untuk menjadi negara maju, untuk menghidupi diri sendiri saja rasanya lumayan sulit.

Salah satu contoh negara yang memiliki penduduk dengan etos kerja paling tinggi adalah Jepang. Masyarakat Jepang memang sudah dididik sejak dini untuk menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Jangankan soal tanggung jawab terhadap pekerjaan, tanggung jawab terhadap diri sendiri juga menjadi hal sentral yang harus selalu dilakukan.

Saking tingginya etos kerja yang dimiliki oleh orang Jepang, ada fenomena di mana banyak para pekerja Jepang yang meninggal dunia akibat kelelahan saat bekerja. Fenomena ini disebut sebagai Karoshi. Bahkan, tingkat karoshi di Jepang semakin meningkat setiap tahunnya. Fenomena ini bukan fenomena sembarangan sehingga pemerintah Jepang juga khawatir dengan kondisi yang seperti ini. Setidaknya terdapat ribuan orang yang meninggal akibat kerja terlalu keras selama beberapa tahun tanpa henti.

Para pekerja Jepang menganggap pekerjaan sebagai asupan bagi kehidupan. Dari total jumlah pekerja, hanya sebanyak 33% karyawan yang memanfaatkan jatah cutinya untuk liburan, sedangkan sisanya konsisten bekerja pada hari libur. Fenomena ini sudah terjadi sejak dekade 1980-an saat terjadi ledakan ekonomi di negara tersebut dan memaksa para pekerja untuk menjadi semakin produktif.

Kasus kelelahan berlebih hingga kematian akibat budaya kerja yang ekstrem tentunya menjadi perhatian hampir di seluruh dunia. Mau tau fakta-fakta lainnya mengenai fenomena karoshi ini? Yuk, kepoin bareng YuKepo!

1. Para pekerja yang lelah terpaksa tidur di mana pun

2. Intenational Labour Organization mengelurakan survai pada tahun 2004 yang mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari enam juta orang Jepang yang bekerja lebih dari 60 jam per minggu

3. Akibatnya, banyak sekali para pekerja yang tak memiliki waktu untuk istirahat dengan cukup

4. Selain itu, mereka juga tak memiliki cukup waktu untuk berekreasi

6. Dalam setahun setidaknya terdapat sekitar 2.000 orang meninggal akibat kelelahan bekerja

7. Usia rata-rata yang meninggal akibat karoshi adalah usia paruh baya. Mereka terlalu memaksakan diri untuk terus ambil lembur

8. Pekerja di Jepang rela melakukan apa saja demi mempertahankan pekerjaan mereka sekalipun harus lembur tanpa upah

Nah, itulah tadi gambaran fakta mengenai budaya kerja ekstrem di Jepang yang menyebabkan banyaknya nyawa yang melayang. Memiliki etos kerja yang tinggi tentunya menambah angka produktivitas penduduk di suatu negara. Namun, apabila tidak diseimbangkan dengan fisik yang prima, tentu saja ini menjadi bumerang tersendiri bagi negara tersebut.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
226SHARES