Fakta Miris Jutaan Anak Migran Tiongkok yang Terpaksa Tumbuh Tanpa Orang Tua

www.dw.com

Negara Tiongkok nyatanya memiliki sejuta rahasia di balik megahnya kelap-kelip lampu ibu kota dan surga bagi industri apa pun. Mulai dari pakaian hingga elektronik, Tiongkok bisa dikatakan salah satu raja dunia. Jelas saja negara ini bisa berkembang dengan cukup pesat, sebagian besar penduduknya memang bekerja sebagai buruh di beberapa perusahaan maupun pabrik raksasa.

Dengan segala kemajuan industrinya, terdapat satu fakta mencengangkan mengenai para anak migran Tiongkok ini. Para anak usia sekolah ini terpaksa bertumbuh kembang tanpa didampingi oleh orang tua kandungnya. Mereka justru diasuh oleh kakek atau neneknya di pedesaan yang jauh dari kata sejahtera.

Berikut ini beberapa fakta yang sudah YuKepo siapkan mengenai nasib jutaan anak migran yang hidup jauh dari orang tua. Penasaran? Yuk, kepoin aja bareng YuKepo!

1. Kota Anshun merupakan bekas kawasan industri yang kumuh. Salah seorang kakek yang miskin dan penyakitan terpaksa merawat empat cucunya karena ditinggal merantau orang tua di kota

www.dw.com

2. Keluarga Luo menjadi satu dari 55 juta penduduk di Tiongkok yang berpenghasilan kurang dari Rp 5,6 juta pertahun

www.dw.com

3. Anak-anak dari keluarga Luo memang mendapatkan pendidikan gratis, namun untuk tiap perlengkapan sekolah harus ditebus dengan harga yang tinggi

www.dw.com
4. Karena tinggal di lingkungan miskin, belajar di rumah menjadi kesulitan tersendiri. Apalagi saat musim dingin menerpa, penerangan dari senter dinyatakan sudah cukup
www.dw.com
5. Sepulang sekolah anak-anak ini masih harus bekerja. Para orang tua mengharapkan anaknya mendapatkan pendidikan di universitas, namun tampaknya kemungkinan itu sangat tipis
www.dw.com

6. Umumnya para anak pekerja migran tidak bisa masuk sekolah di kota tempat orang tua bekerja karena direpotkan oleh sistem pendataan yang ada

www.tribunnews.com

7. Satu dari tiga anak di Tiongkok merupakan anak dari 260 juta buruh migran, umumnya mereka kurang memiliki keterampilan

www.voaindonesia.com

8. Beberapa lembaga pernah membangun sekolah untuk para anak migran, hanya saja upaya ini gagal karena tak mendapat persetujuan pemerintah

www.dw.com

9. Mayoritas anak migran tidak memiliki pilihan lain selain tinggal dan tumbuh di pedesaan tanpa adanya orang tua

www.dw.com

Itu hanya sebagian fakta mencengangkan yang terjadi pada jutaan anak para migran di Tiongkok. Mereka tak memiliki pilihan lain selain tinggal terpisah dari orang tua. Sesungguhnya tumbuh kembang anak sangat membutuhkan peran para orang tua. Belum lagi dengan segala kesusahannya yang dialami saat tinggal di desa.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Inilah Beberapa Momen yang Buktikan Kim Jong-un Rajin Lakukan Inspeksi Mendadak

Inilah Beberapa Momen yang Buktikan Kim Jong-un Rajin Lakukan Inspeksi Mendadak

7 Deretan Fakta Mengenai Wajib Militer di Korea Selatan, Gak Wamil Gak Macho!

7 Deretan Fakta Mengenai Wajib Militer di Korea Selatan, Gak Wamil Gak Macho!

Akhirnya Terungkap, Kekejaman dan Penyiksaan di Penjara Ini Hanya Terjadi di Korea Utara

Akhirnya Terungkap, Kekejaman dan Penyiksaan di Penjara Ini Hanya Terjadi di Korea Utara

Jangan Datang Ke Museum Kematian di Bangkok Ini Kalau Kamu Gak Mau Muntah dan Mimpi Buruk

Jangan Datang Ke Museum Kematian di Bangkok Ini Kalau Kamu Gak Mau Muntah dan Mimpi Buruk

7 Kebohongan Ini Masih Dipercaya oleh Masyarakat Korea Utara hingga Detik Ini

7 Kebohongan Ini Masih Dipercaya oleh Masyarakat Korea Utara hingga Detik Ini

Tribal Huk, Geng Motor yang Dicintai oleh Anak-anak Kecil

Tribal Huk, Geng Motor yang Dicintai oleh Anak-anak Kecil

loading