Diperlakukan Seperti Binatang, Beginilah Potret Kehidupan Para Tahanan Penjara di Filipina

26 Agustus 2017
|Atik Kencana S.
0SHARES

Hidup di balik kejamnya jeruji besi memang tidak bisa menjanjikan sesuatu yang menyenangkan. Rasanya mungkin karena itulah banyak orang yang bisa dengan lantangnya mengatakan enggan untuk mendekam di balik dinginnya dinding penjara walaupun dalam kenyataannya masih banyak orang yang melakukan tindakan pelanggaran hukum.

Sekalipun hidup di balik penjara, namanya manusia tetap harus diperlakukan seperti manusia. Manusia bukan hanya makhluk hidup, melainkan juga kodrat. Kodrat hidup manusia dan binatang tak boleh tertukar walaupun pada kenyataannya sering kali tertukar. Hidup di dalam penjara kadang menyisakan kisah yang tak hanya mengerikan, namun juga mengenaskan. Seperti salah satunya penjara yang berada di Kota Quenzon, Filipina.

Dilansir dari laman Daily Mail, penjara ini seharusnya hanya berkapasitas sebanyak 800 orang. Namun pada kenyataannya, kini penghuninya membludak hingga lima kali lipat mencapai 4.000 orang. Akibat lahan yang semakin menyempit, para narapidana ini terpaksa tidur dalam posisi jongkok di atas lantai yang basah. Dengan kondisi mengenaskan seperti ini, tentu saja penyakit bukan lagi hal yang berbahaya. Ruam dan bisul menjadi hal yang lazim bagi para narapidana. Apalagi ditambah dengan kondisi ruangan yang minim ventilasi dan air. Sungguh jauh dari kata higienis.

Dalam setiap sel terdapat 160 hingga 200 orang yang seharusnya diisi maksimal 20 narapidana. Kondisi yang seperti ini membuat para narapidana tersebut harus tidur di lapangan basket terbuka, kolong tempat tidur, bahkan di anak tangga. Ide kreatif mereka juga diuji. Beberapa narapidana membuat tempat tidur gantung yang terbuat dari selimut tua nan lusuh.

Banyak foto yang beredar menggambarkan kehidupan para narapidana sehari-hari. Mereka memasak, mandi, dan berolahraga dengan lokasi yang berdekatan. Jatah makanan mereka terbilang sedikit sekali jumlahnya. Bahkan makanan tersebut sering diberikan “bumbu” istimewa berupa paku berkarat dan bangkai kecoa. Kondisi ini juga diperparah dengan fasilitas sanitasi yang buruk. Rasionya adalah satu toilet digunakan untuk 130 orang lebih.

Kali ini YuKepo mau ajak kalian untuk mengintip bagaimana kehidupan para narapidana di penjara ini. Penasaran bagaimana keadaannya? Yuk, langsung aja kepoin bareng YuKepo!

1. Para narapidana ini terpaksa tidur di areal lapangan basket terbuka karena keterbatasan lahan

2. Rumah tahanan ini dibangun sekitar enam dekade lalu sebagai tempat narapidana yang kasus hukumnya masih tertunda

3. Makanan tak pernah datang tepat waktu, bahkan kondisi makanan tersebut tak lebih layak daripada pakan babi

4. Ketersediaan makanan dan air yang kurang memaksa para narapidana untuk saling curi makanan satu sama lain

6. Orang yang sehat dan sakit tetap dikelompokkan dalam sel yang sama, mempercepat proses penularan penyakit

7. Setiap bulannya terdapat dua hingga lima narapidana yang meninggal. Biasanya karena kelaparan dan depresi akut

8. Kondisi setiap selnya pengap, bau kotoran, pakaian kotor, bau sampah, dan bau keringat bercampur menjadi satu

9. Makanan yang diberikan tidak pernah sesuai dengan kecukupan gizi manusia. Gak heran banyak narapidana yang sakit hingga mati kelaparan

10. Di penjara ini sering kali terjadi bentrokan antar-narapidana karena saling curi makanan. Hal ini dilakukan agar dapat bertahan hidup

Nah, itulah tadi gambaran kehidupan para narapidana di penjara yang tak lebih baik dari kandang hewan. Dengan kondisi para narapidana seperti di atas, gak heran setiap bulannya ada saja yang meninggal akibat stres dan kebosanan akut. Apalagi Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengatakan perang terhadap narkoba. Semoga saja akan dibangun penjara yang baru supaya penjara ini tidak semakin sempit. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
0SHARES