Ding Zui, Praktik Aneh yang Bisa Bikin Penjahat di Cina Kabur

01 Juli 2017
|Romlah Sundari
0SHARES

Jumlah populasi yang banyak tidak melulu berdampak positif. Jumlah populasi yang banyak berarti pula semakin besar tanggungan pemerintah dan semakin banyak jiwa yang harus dijamin kesejahteraannya. Karena itu, pertumbuhan populasi seringkali diiringi juga dengan bertambahnya permasalahan yang harus diatasi oleh pemerintah seperti pengangguran, pembenahan fasilitas sosial, dan sebagainya. Itu pula yang terjadi di Cina. Akibat dari banyaknya populasi masyarakat di Cina, dan kurangnya lapangan pekerjaan, lantas masyarakat Cina yang kurang beruntung untuk mendapatkan pekerjaan yang layak harus menjadi kreatif demi bertahan hidup. Salah satu cara paling aneh dan tidak masuk akal untuk bertahan hidup di Cina adalah dengan praktik Ding Zui

Ding Zui secara harfiah berarti substitusi kriminal. Sesuai dengan namanya, melalui praktik ini, seorang kriminal dapat membayar orang lain untuk menggantikannya dalam menjalani hukuman. Praktik ini banyak dilakukan di Cina, dimana seorang yang kaya dan berkuasa dapat membayar orang untuk bertanggung jawab atas aksi kriminal yang telah dilakukan. Dan uniknya, meski telah menjadi rahasia umum, namun kepolisian di Cina sejauh ini nampak membiarkan praktik ini.

Menurut lansiran Slate.com, praktik Ding Zui ini dapat dilakukan oleh orang-orang paling berkuasa di Cina. Dibutuhkan bukan hanya kekayaan namun juga kuasa dan pengaruh yang kuat untuk dapat menutupi suatu kejadian nahas dan menimpakannya ke orang lain. Meski begitu, nyatanya praktik ini banyak terjadi di Cina. Pada tahun 2009, seorang kepala rumah sakit yang terlibat dalam sebuah kecelakaan mematikan, membayar seorang anggota keluarga karyawannya untuk memberi pengakuan palsu dan menjalani masa hukuman di penjara. Di tahun yang sama juga, seorang anak 20 tahun yang sedang mengikuti balap liar menabrak seorang pejalan kaki hingga meninggal. Namun dengan kekayaannya dan pengaruh orangtuanya, ia berhasil mangkir dari hukuman dan membayar seseorang untuk menggantikannya di pengadilan dan selama menjalani masa hukuman.

Bahkan, praktik Ding Zui terbukti sudah dilakukan sejak zaman dahulu kala. Catatan paling awal mengenai praktik mengerikan ini adalah pada tahun 1834. Menurut catatan Ernest Alabasters, seorang akademisi yang mempelajari hukum pidana di Cina, pengadilan memberikan izin bagi pelaksanaan praktik Ding Zui ini dan mau mengadili seorang yang tidak bersalah untuk menggantikan pelaku kriminal yang sesungguhnya. Catatan ini dibuat pada tahun 1899. Hal ini mengindikasikan bahwa praktik Ding Zui telah menjadi suatu kewajaran di Cina.

Meski sudah lama terjadi, namun kini praktik Ding Zui menjadi semakin sulit untuk dilakukan karena internet membuat persebaran informasi menjadi begitu cepat. Persebaran isu dan foto yang cepat membuat masyarakat Cina semakin sadar akan adanya praktik buruk ini di ranah hukum. Karena itu, masyarakat lantas protes dan membentuk opini publik menentang praktik Ding Zui.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES