Desa Malana, Desa yang Berhasil Melegenda Karena Ganjanya

30 September 2017
|Atik Kencana S.
77SHARES

Ganja masih menjadi suatu kontroversi tiada akhir di berbagai belahan dunia. Ada yang minta tanaman ini dilegalkan, ada pula sekelompok orang yang kekeh untuk menjadikan tanaman ini sebagai suatu ancaman. Beda halnya dengan yang terjadi di India, ada sebuah desa terpencil yang sudah selama beberapa abad menanam ganja. Desa ini menjadi terkenal se-antero dunia hingga kini, terutama di kalangan pengguna ganja.

Desa yang berada di punggung bukit Lembah Kullu, kaki Gunung Himalaya ini sangat terpencil. Selama ratusan tahun, penduduk di sini menanam ganja sebagai sumber penghidupan paling utama. Karenanya, Desa Malana menjadi legenda di kalangan pengguna mariyuana.

Nyatanya, sebagian masyarakat Sadhu yang menyembah Shiva menggunakan ganja untuk melaksanakan ritual penyembuhan dengan menghisap hashis dan dengan meminum bhang. Makanya, gak heran kalau beberapa kelompok di India ini melakukan ritual dengan mengikutsertakan tumbuhan ganja.

1. Dulunya, Desa Malana hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama empat jam dari akses terdekat

2. Peraturan dan juga tradisi di desa ini merujuk pada ajaran Dewa Jamhu

3. Desa ini mulai terkenal di kalangan para penggemar ganja karena aktivitas menanam tumbuhan surga tersebut

4. Desa ini juga menjadi ladang pertaruhan pemerintah India untuk memerangi Charas (getah ganja yang berwarna hitam dan lengket)

6. Penduduk setempat sudah menanam ganja sejak ratusan tahun. Dalih mereka, hal ini bagian dari tradisi. Apalagi tanaman ganja menjadi satu-satunya produk agrikultur yang bisa ditanam di Himalaya

7. Awalnya, penggunaan Charas dan Opium diperbolehkan. Pasalnya, Charas menjadi bagian dari budaya dan ritual kaum Saiwa, komunitas agama kedua terbesar di India

8. Malana Cream, minyak getah ganja dari bibit unggul yang membuat nama desa terpencil ini mendunia

9. Turis mancanegara menjadi tertarik berkunjung ke sini, terutama untuk menjajal getah ganja yang dinilai memiliki kualitas nomer wahid di dunia

10. Pada tahun 2016, pemerintah setempat memperkirakan adanya 240 hektar lahan ganja yang bisa mendulang panen hingga mencapai 12.000 kilogram. Apalagi masih banyak ladang ganja lain yang tersembunyi

Gimana? Ternyata, desa terpencil ini memang menjadi terkenal akan kegiatan agrikulturnya dalam hal ganja. Memang ternyata ada beberapa daerah yang hanya bisa ditumbuhi beberapa tumbuhan. Contohnya di kaki Gunung Himalaya ini. Para penduduk setempat beranggapan bahwa hanya tanaman ganja yang bisa tumbuh di sini.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
77SHARES