Dari Pembalut Hingga Menonton Bokep, 9 Kebiasaan Ini Ilegal di Korea Utara. Aneh!

22 Februari 2018
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Korea Utara dikenal memiliki aturan-aturan yang aneh. Semua hal yang dilakukan oleh warga di negara ini harus mendukung sang Presiden, Kim Jong Un. Bahkan, hal-hal yang menjadi biasa di negara lain, justru begitu diatur di Korea Utara. Setidaknya ada 9 kebiasaan yang normal di negara lain tapi menjadi ilegal di Korea Utara. Berikut ulasannya.

1. Pembalut sekali pakai

Pembalut menjadi salah satu kebutuhan utama perempuan. Saat ini, kebanyakan perempuan memiliki kebiasaan menggunakan pembalut sekali pakai karena dirasa lebih praktis. Namun, jika kamu pergi ke Korea Utara, kamu nggak bakal menemui pembalut sekali pakai. Para perempuan Korea Utara diharuskan menggunakan pembalut reusable. Jadi, kalau berkunjung ke negara ini, jangan lupa bawa pembalut.

2. Fashion dan model rambut

Kebiasaan bergaya kebarat-baratan dilarang keras di Korea Utara. Untuk itu, memakai pakaian berbahan jeans dilarang di negara ini. Tak hanya itu, model rambut juga memiliki aturan. Untuk perempuan hanya disediakan 19 model rambut, sedangkan untuk laki-laki 10 model rambut. Pantas saja artis Korea Utara tak sepopuler artis Korea Selatan, penampilan aja diatur sedemikian rupa.

3. Mobil pribadi

Di Indonesia, kemacetan adalah hal biasa. Salah satu penyebab kemacetan di Indonesia adalah banyak masyarakat yang menggunakan mobil pribadi. Hal ini berkebalikan dengan Korea Utara. Di negara ini, penggunaan mobil pribadi dilarang. Hanya para pejabatlah yang berhak untuk mempunyai dan mengendarai mobil pribadi. Masyarakat biasa harus naik transportasi umum. Bagus juga nih untuk mengurangi kemacetan dan emisi karbon negara.

4. Menonton televisi

Acara apa yang sering kamu tonton di TV? Di negeri kita, berbagai acara TV bebas kamu tonton. Uniknya, di Korea Utara menonton TV diatur. Masyarakat di sana dilarang menonton acara TV yang berasal dari luar wilayah Korut. Apabila ketahuan menonton acara dari luar negeri, siap-siap kehilangan nyawa.

5. Menelpon ke luar negeri

Menelepon pun diatur di negara ini. Pada tahun 2013, seorang warga Korut dieksekusi oleh regu tembak di depan publik. Hukuman tersebut diterimanya karena ia ketahuan sedang menelpon temannya yang tinggal di Korea Selatan. Lantas gimana ya cara berkomunikasi dengan kerabat yang ada di luar negeri? Hmm, boro-boro berkomunikasi, pergi ke luar negeri saja pakai mempertaruhkan nyawa!

6. Mengakses internet

Tak hanya menelepon, penggunaan internet di Korea Utara juga mendapat pengawasan khusus. Masyarakat Korut boleh mengakses internet setelah mendapat izin dari pemerintah. Walaupun sudah diizinkan, pengawasan tetap dilakukan. Jika menyalahi aturan, nyawa taruhannya.

7. Mendengarkan musik

Hampir sebagian besar orang menyukai musik. Musik menjadi salah satu hiburan yang bisa memunculkan kembali semangat. Namun siapa sangka, di Korea Utara, mendengarkan musik itu adalah ilegal, kecuali musik yang memuja pemerintahan Kim Jong Un, Presiden Korut. Jadi, kamu nggak bisa koploan di sana. Bye-bye Via Vallen dan Nella Kharisma.

8. Bepergian ke luar negeri

Hobi jalan-jalan ke luar negeri? Kalau kamu jadi masyarakat Korea Utara, sebaiknya gantilah hobi karena bisa membahayakan. Jika seseorang kedapatan bepergian ke luar negeri, ia akan dipaksa pulang. Parahnya, ia harus bersiap dengan eksekusi mati.

9. Menonton bokep

Pemerintah Indonesia telah memblokir beberapa situs yang dirasa mengandung konten pornografi. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi beredarnya pornografi. Kalau di Korea Utara, tidak ada pemblokiran, adanya pengawasan. Jika ada yang terciduk nonton bokep, hidupnya bakal terancam. Nggak lucu kan lagi menikmati film biru eh tiba-tiba nyawa hilang?

 

 

Ada-ada saja ya aturan pemerintah Korea Utara terhadap kebiasaan yang normal ini? Aneh atau malah gila? Kita patut bersyukur, Indonesia tidak menerapkan aturan yang aneh dan berlebihan, apalagi yang menyangkut kebiasaan sehari-hari.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memahami karena menjalani"
0SHARES