Bukan Sakti Mandraguna, Tapi di Taiwan, Nelayan Bisa Menangkap Ikan Menggunakan Obor. Canggih!

16 Januari 2018
|Pandu Rijal Pasa
0SHARES

Setiap negara yang ada di dunia ini memiliki tradisi uniknya masing-masing. Jika sedang berbicara tentang tradisi unik yang ada di Taipei, Ibukota Taiwan, kamu bisa melihat nelayan mampu menjala ikan hanya dengan menggunakan obor api. Ya, dibalik lanskap modern serta gedung-gedung pencakar langit yang menjulang meraih langit-langit kota tersebut, masih ada sekelompok nelayan tradisional yang menggunakan cara khas mereka sendiri ketika melaut. Cara yang sebenarnya saat ini mulai ditinggalkan oleh para pelaut yang berasal dari negara tersebut.

Cara kerjanya ternyata tidak rumit lho. Seperti magnet, api yang berkobar dari obor ini akan menarik perhatian makhluk-makhluk laut di tengah kegelapan malam. Ketika sudah mendekat, maka nelayan akan menggunakan jaring untuk mengangkat hasil laut tersebut ke dalam perahunya. Api yang ada di dalam obor sendiri berasal dari kalsium karbida atau karbit yang dibakar hingga menyala terang. Para nelayan yang ada di Taiwan biasanya akan pergi ke tengah laut di perairan sebelah timur negara tersebut ketika hendak mulai menjala ikan.

Bisanya, para nelayan menghabiskan waktu kurang lebih 6 jam dalam semalam untuk mencari ikan di lautan. Dalam rentang waktu tersebut, nelayan dapat memperoleh hasil tangkapan sebanyak 3-4 ton ikan yang mayoritas adalah ikan sarden. Jika dikonversi dalam bentuk uang, nilainya mencapai USD 4,500 (59 juta rupiah). Kedengarannya memang jumlah yang cukup besar ya. Namun, jumlah ini dirasa minim bagi mereka, sehingga pemerintah juga telah memberikan subsidi khusus bagi para nelayan yang masih melestarikan budaya tersebut.

Dulu, ada sekitar 300 kapal yang masih mengoperasikan cara ini. Namun saat ini jumlahnya sudah menurun drastis. Hanya ada sekitar 3 kapal dengan kurang lebih 30 orang yang masih mencari nafkah menggunakan teknik tradisional ini. Namun pemerintah Taiwan punya caranya sendiri untuk melestarikan tradisi unik ini, yaitu dengan menyelenggarakan festival yang dimulai tahun 2013 lalu. Harapannya dengan diselenggarakannya festival tersebut, tradisi obor nelayan ini dapat tetap dilestarikan dengan baik.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pandu Rijal Pasa
"Be The Best Version of You"
0SHARES