Bukan Penjaja Seks, Begini Fakta dan Sejarah Geisha yang Sebenarnya. Jangan Gagal Paham!

24 Februari 2018
|Galih Wisnu Brata
22SHARES

Tahu kan tentang Geisha? Bukan grup band yang menyanyikan lagu Cinta dan Benci lho, tapi Geisha sebutan untuk profesi tertentu di Jepang yang dijalani oleh perempuan. Geisha sering disalahartikan sebagai pelacur. Namun, sebenarnya hal itu tidaklah benar. Berikut ini adalah fakta dan sejarah Geisha yang sperlu kita ketahui biar nggak salah kaprah.

1. Geisha bukanlah pekerja seks

Geisha bukanlah seorang pelacur, melainkan seorang seniman. Geisha mempunyai tugas utama untuk menghibur dan menemani tamu. Mereka menghibur para tamu dengan sajian musik, tari, atau sekadar menemani minum teh. Anggapan bahwa mereka adalah pelacur muncul karena sejarah Geisha tercoreng oleh para pekerja seks yang menyebut diri mereka sebagai Geisha kepada tentara Amerika.

2. Awalnya, geisha adalah pekerjaan para pria

Nyangka nggak? Sejarah Geisha awalnya merupakan pekerjaan yang digeluti oleh pria. Para pria yang berprofesi sebagai geisha juga menghibur tamu dengan pertunjukan seni. Namun di tahun 1700-an, para wanita mulai memasuki dunia geisha. Geisha wanita, sama halnya dengan geisha pria, hanya bertugas untuk menghibur tamu.

3. Untuk menjadi geisha diperlukan latihan yang tidak mudah

Ternyata, untuk menjadi geisha tidaklah mudah. Dibutuhkan latihan selama bertahun-tahun. Sebelumnya, seorang gadis yang ingin menjadi geisha harus melamar ke okiya, tempat tinggal khusus geisha yang dipimpin oleh seorang okasan. Para calon geisha akan belajar berbagai alat musik, tari-tarian, upacara minum teh, tata bahasa, dan melayani tamu.

4. Pakaian dan dandanan geisha sangatlah rumit

Tak hanya latihannya saja yang rumit, saat menjadi geisha pakaian dan dandanannya pun rumit. Pakaian geisha adalah kimono. Namun, kimono tersebut berbeda dengan kimono pada umumnya. Baju kimono geisha memiliki lapisan sebanyak 12 lapis. Memakai bajunya saja bisa memakan waktu berjam-jam. Belum lagi, urusan make up dan tatanan rambut. Walaupun dandanan geisha hanya berwarna putih dengan bibir diwarnai merah, waktu yang diperlukan juga lama.

5. Mizuage adalah upacara untuk menjadi geisha

Sebelum menjadi geisha, calon geisha disebut dengan maiko. Maiko akan berlatih keras untuk menjadi geisha. Tampilannya pun berbeda. Kimono yang dikenakan dan pewarnaan bibir maiko berbeda dengan geisha. Saat maiko telah cukup umur untuk menjadi geisha, sekitar usia 20 tahunan, maiko akan menjalani mizuage. Mizuage adalah upacara pengangkatan geisha. Calon geisha akan dibayar oleh seorang pria yang berperan sebagai penyokong atau disebut juga patron. Calon geisha harus melakukan hubungan seks dengan patronnya. Seiring perkembangan zaman, tradisi dan sejarah geisha yang kelam ini menjadi ilegal di tahun 1959.

6. Geisha tidak boleh terikat hubungan dengan seseorang

Geisha sering disewa para tamu lelaki untuk menemani pesta mereka. Peran geisha tersebut bisa dikatakan sebagai pengganti istri yang tidak ikut pesta. Geisha bertugas menghibur dan melayani para tamunya tersebut. Para geisha harus menahan emosinya agar ia tidak keterusan menjalin hubungan khusus dengan tamunya. Jika ingin menikah, seorang geisha harus pensiun selama-lamanya.

7. Di masa modern, jumlah geisha mengalami kemerosotan

Memasuki kehidupan modern, jumlah geisha semakin menurun. Dahulu jumlahnya mencapai 80 ribuan, tapi kini hanya sekitar 10 ribuan. Ada beberapa hal yang menjadi alasannya, antara lain, berkurangnya minat mempelajari seni tradisional dan mahalnya harga sewa geisha. Duh, bisa-bisa nanti sejarah Geisha tak lagi terdengar!

Setelah mengetahui fakta dan sejarah Geisha, kita bisa tahu bahwa Geisha bukanlah para penjaja seks, melainkan pekerja seni. Geisha bekerja dengan menghibur tamunya melalui seni atau sekadar minum teh. Anggapan Geisha adalah pelacur muncul karena klaim oknum tertentu di masa penjajahan silam. Jadi, jangan salah kaprah lagi, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memahami karena menjalani"
22SHARES