Barang Pemberian Mantan Menumpuk? Jangan Bingung, Pasar Unik di Vietnam Ini Siap Menjualnya!

27 November 2017
|Idham Nur Indrajaya

Terlepas dari bentuk, fungsi, atau nominal harga suatu benda, makna dari benda dapat terbangun dari kenangan benda itu sendiri. Manusia bisa begitu menyayangi suatu benda bukan karena tingginya harga benda itu di pasaran, melainkan bisa juga karena bagaimana benda itu mengingatkan kita akan suatu kenangan yang tertanam dengan baik di ingatan kita. Kita mengenal istilah “tanda mata” untuk menandai benda yang menjadi suatu kenangan tersendiri bagi kita, dan makna dari tanda mata itu begitu ekslusif dan hanya bisa dirasakan oleh orang-orang yang bersangkutan. Hal itu menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk yang sadar akan sejarahnya sehingga terkadang kita masih membutuhkan tanda mata yang mengingatkan kita akan sejarah hidup kita yang sudah lalu.

Selain disebabkan oleh ingatan kehidupan di masa lampau, nilai suatu benda pun bisa menjadi lebih terasa berharga jika benda itu merupakan pemberian dari orang yang sangat kita sayangi. Contoh yang paling lumrah adalah benda pemberian orang tua atau kekasih. Kalau pemberian orang tua, mungkin masih bisa kita pertahankan keberadaannya selama hubungan dengan orang tua itu sendiri masih terjalin dengan baik. Lantas, bagaimana dengan hubungan kekasih yang memiliki resiko lebih tinggi untuk kandas di tengah jalan? Apakah benda pemberian dari orang yang sudah tidak lagi menjadi kekasih seseorang itu masih layak untuk dipertahankan? Mungkin ada beberapa orang yang tidak sampai hati untuk membuang benda pemberian mantan kekasih. Akan tetapi, ada juga loh beberapa orang yang menganggap bahwa keberadaan benda pemberian mantan itu dapat menghambat kemajuan hidup atau yang lebih sering kita kenal dengan istilah susah move on.

Uniknya, salah satu pasar unik kecil-kecilan bernama Old Flames Market yang berada di kota Hanoi, Vietnam, menyediakan solusi bagi orang-orang yang hendak menyingkirkan benda-benda pemberian mantan kekasih agar mereka tidak lagi berlarut-larut dalam kesedihan. Pasar unik dengan konsep yang menarik ini dicetuskan oleh seorang pemuda bernama Dinh Thang. Thang membuka pasar unik ini pada bulan Februari 2017 dengan gagasan bahwa benda-benda pemberian mantan itu seringkali masih bisa digunakan dengan baik. Sayangnya, beberapa orang yang merasa “patah hati” lebih memilih untuk menyingkirkan benda-benda itu sehingga malah menambah beban sampah di lingkungannya.

Oleh karena itu, dia pun menganggap bahwa Old Flames Market yang digagaskannya dapat menjadi solusi bukan hanya untuk para korban patah hati saja, melainkan juga untuk para konsumen yang membutuhkan, dan juga untuk membuat lingkungan tidak ditumpuki oleh sampah yang sebenarnya masih bisa digunakan dengan baik. Pada awalnya, pasar unik ini hanya menjajakan barang-barang milik 10 partisipan yang tertarik dengan pasar ini. Namun, lama-kelamaan, orang-orang yang datang ke sana pun mulai tertarik untuk menjual barangnya ke sana dan nantinya barang-barang mereka itu akan dijual lagi kepada orang-orang yang lebih membutuhkan.

Kebanyakan orang yang menjual barang-barang pemberian mantan mereka ke pasar unik ini hanya untuk bersenang-bersenang dan berbagi cerita tentang kandasnya hubungan mereka dan bukan untuk mencari keuntungan. Walaupun begitu, kritik negatif pun tetap sampai kepada pasar ini. Pasalnya, ada beberapa benda berupa surat cinta yang bersifat privasi. Namun, Thang menyanggah kritikan tersebut dengan mengatakan bahwa pasar unik yang digagasnya ini justru dapat membantu orang-orang yang terlalu tenggelam dalam kesedihan saat hubungan dengan kekasih mereka harus kandas sebelum akhirnya sampai kepada pernikahan.

Gimana? Kamu ingin coba juga bikin pasar unik kayak gini di lingkungan sekitar kamu? Lumayan lho, bisa jadi tempat untuk saling curhat juga! Daripada dibuang malah sayang, mendingan barang-barang pemberian mantan kamu bisa jadi barang yang berguna bagi orang lain, kan?    

           


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
SHARES