7 Fakta tentang Hiroshima dan Nagasaki, Kota yang Luluh Lantak Karena Bom Atom

27 Agustus 2017
|Chandra W.
0SHARES

Mengakhiri perang dunia dengan menjatuhkan bom atom ke dua kota di sebuah negara rasa-rasanya bukan tindakan yang tepat, kalau dipikir-pikir. Tapi kenyataannya, Amerika Serikat melalui perintah presidennya kala itu, Harry Truman, menjatuhkan dua bom yang bukan bom biasa ke Hiroshima dan Nagasaki, dua kota di Jepang dengan alasan untuk mengakhiri Perang Dunia II. Bom yang dijatuhkan adalah bom atom dengan dampak ledakan yang tidak pernah bisa dibayangkan manusia sebelumnya. Puluhan ribu jiwa melayang dalam ledakan ini, disusul puluhan ribu lainnya terkena dampak radiasi. Korban bukan hanya pasukan militer, tetapi juga wanita dan anak-anak serta warga sipil lainnya. Jepang butuh waktu 25 tahun untuk bisa bangkit kembali dan menjadi negara besar seperti sekarang. Di balik peristiwa bom atom Hiroshima dan Nagasaki, banyak fakta-fakta menarik yang jarang terungkap, lho. YuKepo telah merangkum tujuh di antaranya untuk kamu. Simak ceritanya di bawah ini, ya!

1. Sebelum meledakkan bom atom, Amerika telah memberikan peringatan kepada Jepang

Peringatan diberikan dalam bentuk pamflet berjumlah sekitar lima juta lembar yang disebar melalui udara di 35 kota yang berpotensi menjadi target pengeboman, termasuk Hiroshima dan Nagasaki. Dalam pamflet tersebut, Amerika Serikat tidak menyebutkan jenis bom atom sehingga sifatnya seperti peringatan bom biasa. Lima hari setelah pamflet itu disebar, Hiroshima dibom. Setelah itu, Amerika Serikat kembali menyebarkan pamflet peringatan sekaligus ancaman supaya Jepang menyerah atau satu kota akan kembali dibom seperti Hiroshima. Tiga hari setelahnya, Nagasaki dibom.

2. Bayangan abadi di objek yang terkena ledakan bom atom

Saking besarnya kekuatan ledakan, beberapa objek yang terbakar oleh bom atom langsung terbakar habis, termasuk manusia. Objek-objek yang lebih keras tidak hancur, tapi terbentuk bayangannya langsung sampai ke tanah dan bayangan ini masih bisa dilihat sampai sekarang. Ada juga bayangan manusia di tangga atau depan pintu, sedangkan tubuhnya langsung habis terbakar oleh bom atom dan tak bersisa sehelai rambut pun.

3. Amerika Serikat menampik fakta bahwa bom atom meninggalkan radiasi yang berbahaya bagi orang-orang yang ada di sekitarnya

Mereka mengatakan bahwa berita radiasi bom atom hanyalah propaganda Jepang dan bahkan salah satu artikel di New York Times berjudul “NO RADIOACTIVITY IN HIROSHIMA RUIN,” dengan sumber keterangan orang-orang militer dan tidak menghiraukan saksi mata maupun korban radiasi yang terus berjatuhan.

4. Bom atom Hiroshima dan Nagasaki memiliki nama dan spesifikasi berbeda

Bom yang dijatuhkan di Hiroshima bernama Little Boy, sedangkan yang di Nagasaki diberi nama Fat Man. Little Boy berbobot 4.400 kg dengan panjang tiga meter dan lebar 71 cm serta berisi material Uranium. Sementara itu, Fat Man berbobot 4.670 kg dengan panjang 3,3 meter dan lebar 1,5 meter serta berisi material Plutonium.

5. Bunga Oleander menjadi bunga resmi Hiroshima setelah pengeboman 1945

Bunga ini adalah yang pertama tumbuh dan mekar kembali di Hiroshima setelah luluh lantak oleh bom atom.

6. 165 orang selamat dari pengeboman di Hiroshima dan Nagasaki

Orang-orang yang selamat dari pengeboman di Hiroshima mencoba kabur ke Nagasaki hanya untuk menyaksikan horor yang sama untuk kedua kalinya. 165 orang berhasil bertahan hidup dan membagikan cerita yang kini sering kita dengar.

7. Api Perdamaian di Hiroshima dinyalakan sejak tahun 1964 dan masih menyala sampai sekarang

Api ini hanya akan dipadamkan ketika semua senjata nuklir di dunia telah dimusnahkan dan bumi sudah aman dari serangan nuklir.

Semoga Api Perdamaian bisa secepatnya dipadamkan. Senjata nuklir bukan hanya menghabiskan biaya yang banyak untuk pembuatannya, tapi juga menimbulkan dampak yang luar biasa mengerikan terhadap alam dan manusia. Perang itu nggak baik, apalagi kalau senjatanya itu senjata pemusnah masal. Beruntung Jepang kini sudah bisa menjadi negeri yang kuat di bidang ekonomi dan berpengaruh di tatanan politik internasional.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES