7 Fakta Ini Membuktikan Betapa Sulitnya Jadi Orang Jepang

17 Oktober 2017
|Atik Kencana S.
Asia
0SHARES

Mungkin bagi sebagian orang tinggal di Negara Jepang pasti bakal seru. Selain dipermudah dengan berbagai teknologi canggih, orang-orang di Jepang memang terkenal disiplin dan kerap tidak suka menyusahkan orang lain. Di balik megahnya kehidupan di Jepang, kali ini YuKepo mau menjabarkan beberapa hal yang membuktikan bahwa jadi orang Jepang itu lumayan susah. Penasaran apa aja? Yuk, kepoin bareng YuKepo!

1. Jam berdentang sebanyak 108 kali setiap harinya

Menurut ajaran Budha, seseorang memiliki sebanyak 108 keinginan hewan dan mereka baru dapat disucikan pada malam tahun baru. Di tengah malam tanggal 31 Desember, lonceng di pagoda berdentang sebanyak 108 kali dengan kepercayaan mampu membebaskan setiap orang dari bahaya dan dosa.

2. Colonel Sanders merupakan simbol dari hari Natal

Colonel Sanders menjadi salah satu simbol Natal utama di Jepang. Banyak keluarga di Jepang yang menghabiskan waktu malam Natalnya di KFC dengan menyantap sekeranjang besar yang berisi sayap ayam goreng. Uniknya, restoran cepat saji ini menjadi sangat penuh selama musim libur tahun baru. Kalau mau makan di sini, mendingan reserve tempat dulu.

3. Orang Jepang lebih suka pakai cap nama daripada tanda tangan

Orang Jepang lebih sering menggunakan cap yang bernama hanko dibandigkan dengan tanda tangan. Cap ini bisa dibeli di berbagai toko. Gak heran kalau setiap orang punya cap nama ini dan menggunakannya setiap hari.

4. Etika di meja makan sering bikin para turis menggila

Etika di Jepang memang sangat rumit dan terdapat banyak sekali larangan. Contohnya tidak memindahkan makanan, meninggalkan makanan yang sudah digigit, menuang minuman untuk sendiri, dan lain sebagainya. Sangat tak sopan apabila makan tanpa mengulang kata “oishii” (enak) beberapa kali dan masih banyak yang lainnya.

5. Gentlemen First

Di Jepang, mereka biasanya melayani laki-laki duluan ketimbang perempuan. Apalagi saat di restoran, pria akan disajikan makanannya terlebih dahulu.

6. Hikikomori

Sebanyak 7% dari populasi laki-laki di Jepang disebut Hikikomori. Keadaan ini adalah seseorang yang menolak adanya kehidupan sosial dan lebih memilih untuk diisolasi atau menyendiri. Beberapa orang bahkan tidak memiliki pekerjaan dan bergantung pada keuangan keluarganya. 

7. Gak ada nama jalan, hanya angka

Saat medeksripsikan suatu lokasi, urutannya adalah prefektur, kota, distrik, bagian, rumah, dan apartemen. Tiga pilihan pertama diberi nama, sedangkan tiga yang lainnya hanya diindeks. Jalan-jalan di Jepang diindeks secara acak di sebuah disktrik. Makanya, bagi pendatang, tersesat adalah suatu hal yang sering banget terjadi.

Nah, itulah tadi beberapa fakta yang membuktikan susahnya hidup di Jepang. Mungkin sebagian orang bakalan suka banget kalau tinggal di negara maju ini. Pasalnya, bukan hanya teknologinya yang maju, peradabannya juga sudah maju melampaui peradaban di negara lain. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
0SHARES