Ribuan Siswa Bolos dan Memprotes Pembantaian Florida, Begini Fakta Tragis Penembakan Massal di Amerika!

17 Maret 2018
|Ojik
1SHARES

Baru-baru ini sejumlah pelajar dan karyawan sekolah yang berasal dari beberapa kota di Amerika Serikat melakukan demonstrasi terkait kebijakan kepemilikan senjata api. Aksi ini sendiri dilangsungkan tepat sebulan setelah penembakan di SMA Majory Stoneman Douglas, Parkland, Florida yang menewaskan 17 orang.

Penyelenggara aksi ini juga menyeru kepada semua pelajar, guru, karyawan, tata usaha sekolah, orang tua murid dan “sekutu” untuk ambil bagian dari aksi ini. Bahkan dalam situs penyelenggara demonstrasi, mereka menuding bahwa kongres AS tidak melakukan apapun selain mencuit doa-doa dalam menanggapi kekerasan bersenjata yang terjadi di Amerika.

Sebenarnya kasus penembakan massal di Amerika sudah berulang kali terjadi. Hal ini disebabkan oleh salah satu faktor utama bahwa Amerika termasuk negara yang melegalkan penggunaan senjata api bagi masyarakat sipil. Berikut beberapa fakta mengenai fenomena penembakan massal yang kerap terjadi di Amerika.

1. Penembakan massal di AS terjadi setidaknya 2 bulan satu kali. Sementara itu seperti dilansir dari website Gun Violence Archive, di Amerika setiap hari terjadi penembakan yang menewaskan setidaknya sekitar 4 orang

2. Jumlah kematian akibat penembakan massal pada tahun 2017 sebanyak 346 orang, 432 pada tahun 2016, dan 369 pada tahun 2015. Ini berarti hampir setiap hari setidaknya 1 orang mati akibat penembakan

3. Penembakan massal paling parah terjadi di 2 tempat, yakni di Las Vegas pada tahun 2017 yang menyebabkan 50 orang lebih meninggal, dan sekitar 400 orang lebih mengalami luka-luka. Kedua adalah di Klub Malam Orlando pada tahun 2016

4. Penjualan senjata api selalu meningkat ketika terjadi penembakan massal. Setidaknya ada lebih dari 270 juta pembelian senjata api, dan jumlah ini terus bertambah sejak tahun 1998
5. Sekitar 250 sampai 290 senjata api dimiliki oleh warga sipil, ini berarti sekitar 90 dari 100 orang di Amerika Serikat memiliki senjata api. Amerika Serikat menjadi negara tertinggi dari kepemilikan senjata yang dimiliki oleh warga sipil

6. Sering terjadi perdebatan tentang penggunaan dan larangan senjata di Amerika Serikat. Namun akhirnya larangan tentang penggunaan senjata selalu tidak berhasil diresmikan karena ditentang juga oleh banyak warga Amerika

Fakta dibalik penembakan massal yang sering terjadi di Amerika Serikat ini menjadi alasan diadakannya demonstrasi oleh para siswa di Amerika baru-baru ini. Kebijakan pelegalan senjata api bagi masyarakat sipil ini memang seperti pisau dua mata. Dibuat untuk memberi perlindungan kepada rakyat dari pemerintah yang diktator, akan tetapi pada praktiknya justru lebih sering melukai masyarakat sendiri. Untung Indonesia masih mengatur dengan ketat persebaran senjata api, dan tidak memperbolehkan warga sipil untuk memilikinya, ya. Atau bagaimana menurutmu? Perlukah Indonesia melegalkan pengguna


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ojik
"masa muda masa yang berapiapi."
1SHARES