Parade Gay Pride di Brazil Serukan Anti Homophobia

www.straitstimes.com

Ratusan ribu orang tumpah ruah memenuhi jalanan sepanjang sepuluh blok di Kota Sao Paulo, Brazil, 7 Juni lalu. Mereka mengenakan wig, pakaian, dan aksesoris berwarna-warni dalam rangka mengikuti parade bertajuk Gay Pride. Event organizer dari acara ini sebenarnya menargetkan tiga juta orang untuk mengikuti parade. Bukan sekadar senang-senang dan berpawai, parade Gay Pride sebenarnya merupakan aksi yang diselenggarakan untuk melawan homophobia, rasa ketidaksukaan atau prasangka buruk terhadap homoseksual. Lebih dari itu, Gay Pride juga menyuarakan perlawanan terhadap kekerasan-kekerasan yang dialami kaum LGBTQ (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, and Queer). Acara ini dimeriahkan oleh penampilan dari Daniela Mercury, penyanyi yang memenangkan penghargaan Grammy dan Anitta, penyanyi berkebangsaan Brazil.

endtimeheadlines.org

Di Brazil, sentimen terhadap kaum LGBTQ paling banyak datang dari Gereja Katolik Roma dan beberapa kalangan masyarakat konservatif.  Data satu tahun terakhir menunjukkan ada 326 kasus pembunuhan yang dilakukan terhadap kaum LGBTQ. Tentu saja hal ini memicu munculnya protes dari kaum LGBTQ. Sebab, bagaimanapun mereka berhak hidup sama seperti manusia lainnya tanpa pengecualian. Dalam parade ini, peserta membawa poster-poster yang berisi protes dan juga sekaligus permintaan terhadap masyarakat umum agar dapat memperlakukan mereka seperti orang-orang pada umumnya. Selain itu, ada juga aksi teatrikal semacam penyaliban dengan tulisan “Stop Homophobia” di bagian atas palang salib.

www.themalaymailonline.com

Pemerintah Kota Sao Paulo menggelontorkan dana sebanyak USD 500.000 untuk mendukung penyelenggaraan acara Gay Pride. Meskipun jumlah tersebut dapat dikatakan sangat besar, pemerintah tidak mengeluarkannya dengan percuma. Estimasi keuntungan yang didapatkan kota itu mencapai 40 kali lipat dari anggaran awal. Hal ini bisa terjadi karena banyak turis baik domestik maupun mancanegara yang sengaja datang hanya untuk menyaksikan parade Gay Pride. Diperkirakan ada 20 juta turis yang akan turut meramaikan festival yang digelar selama lima hari ini.

vamosgay.com

Parade Gay Pride pertama kali digelar pada tahun 1997 dan awalnya hanya diikuti oleh 2000 orang dari berbagai profesi. Tahun ini menjadi salah satu perayaan terbesar bagi kaum LGBTQ karena jumlah peserta yang meningkat tajam, terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya. Presiden Brazil, Dilma Roussef juga mendukung perlawanan terhadap orang-orang yang mencoba melanggar hak asasi manusia dari LGBTQ, meskipun selalu ditentang oleh oposisinya dari Partai Kristen Evangelic.

Terlepas dari pandangan masing-masing individu, agama, dan golongan terhadap LGBTQ, bukankah mereka sama saja dengan kita? Sama-sama manusia. Menjadi homophobia mungkin menjadi pilihan bagi sebagian orang. Tapi jangan sampai pilihan tersebut hanya membuat kita melanggar hak asasi orang lain.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
14 Cara Menghilangkan Bau Badan dan Keringat Berlebih yang Manjur Sekali - Keepodotme

14 Cara Menghilangkan Bau Badan dan Keringat Berlebih yang Manjur Sekali - Keepodotme

Dilengkapi dengan Fasilitas yang Canggih, Inilah Water Park Pertama untuk Para Penyandang Disabilitas

Dilengkapi dengan Fasilitas yang Canggih, Inilah Water Park Pertama untuk Para Penyandang Disabilitas

6 Aplikasi Alarm Android Terbaik ini Pastikan Kamu Bangun Pagi - Keepodotme

6 Aplikasi Alarm Android Terbaik ini Pastikan Kamu Bangun Pagi - Keepodotme

Pizza Ganja Di Amerika Serikat Dijual Secara Umum di Apotik

Pizza Ganja Di Amerika Serikat Dijual Secara Umum di Apotik

Remaja Bertato Nekat Cium Kambing Secara Live, Benarkah Dia Pemburu Bean atau Diamond Bigo ? - Keepodotme

Remaja Bertato Nekat Cium Kambing Secara Live, Benarkah Dia Pemburu Bean atau Diamond Bigo ? - Keepodotme

Inilah Kehidupan Presiden-presiden di Amerika Setelah Berhenti Menjabat

Inilah Kehidupan Presiden-presiden di Amerika Setelah Berhenti Menjabat

loading