Mengejutkan! 8 Negara Ini Nggak Punya Kekuatan Militer. Gimana Kalau Ada Perang Ya?

26 November 2017
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Setiap negara di dunia ini memiliki kekuatan militer yang digunakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Selain itu, kekuatan militer juga digunakan untuk bersiap siaga apabila terjadi kerusuhan maupun peperangan. Namun, di dunia ini ada beberapa negara yang tidak memiliki kekuatan militer. Negara apa saja itu? Yuk langsung saja simak bersama!

1. Andorra

Andorra tidak memiliki angkatan bersenjata yang teroganisasi dengan baik. Walaupun tak berkekuatan militer, Andorra pernah menantang perang terhadap Jerman. Andorra juga tercatat pernah bergabung dalam perang dunia pertama. Pada tahun 1931, Untuk menjaga perdamaian, ketertiban, dan membebaskan sandera, Andorra membentuk polisi nasional. Polisi tersebut terdiri dari 240 personel. Syarat menjadi anggota polisi nasional adalah laki-laki dan memiliki senjata api. Urusan kemiliteran Andorra dibantu oleh Spanyol, Perancis, dan NATO. Seperti halnya pada tahun 1933, Perancis menurunkan pasukannya untuk menghentikan kerusuhan.

2. Costa Rica

Sebenarnya Costa Rica pernah memiliki kekuatan militer. Akan tetapi, pada tanggal 1 Desember 1948, Jose Figueres, presiden saat itu, menandatangi undang-undang penghapusan militer. Peraturan tersebut sebagai akibat dari perang saudara yang telah menewaskan 2.000 orang. Penghapusan kekuatan militer ditandai dengan dihancurkannya Cuartel Bellavista, markas besar angkatan darat. Costa Rica membuat perjanjian Bantuan Resiprokal Inter-Amerika sehingga apabila terjadi penyerangan di Costa Rica, 21 negara siap membelanya.

3. Kepulauan Solomon

Pemerintahan di Kepulauan Solomon stabil hingga tahun 1998. Setelah itu hingga tahun 2006 terjadi kejahatan yang dipicu oleh konflik etnis. Karena tidak memiliki tentara, negara yang terletak di Samudera Pasifik ini terpaksa meminta campur tangan negara lain. Selandia Baru dan Australia adalah dua negara yang siap membantu mempertahankan keamanan dan ketertiban di Kepulauan Solomon. Kedua negara tersebut telah membentuk kerja sama dengan pemerintahan Kepulauan Solomon.

4. Nauru

Nauru merupakan negara yang berbentuk pulau yang bisa dikatakan sebagai negara pulau terkecil di dunia. Negara ini hanya memiliki luas 21 km2. Karena wilayahnya yang kecil, para penghuninya menganggap bahwa kekuatan militer tidak diperlukan. Untuk menjaga ketertiban dan stabilitas negeri, Nauru hanya mengandalkan polisi. Kemiliteran negara ini mendapat dukungan dari Australia dan negara-negara Mikronesia karena Nauru memiliki hubungan erat dengan negara-negara tersebut.

5. Palau

Palau juga menjadi salah satu negara yang tidak berkekuatan militer. Walaupun Palau memiliki polisi, saat perang terjadi mereka butuh bantuan pertahanan. Kepolisian di negara ini hanya untuk melindungi warga sipil. Tahun 1983, Palau menandatangi perjanjian dengan Amerika Serikat yang membuatnya menjadi negara protektorat Amerika Serikat. Untuk itu, Palau akan mendapat perlindungan penuh dari negara adikuasa tersebut.

6. Pulau Marshall

Pada tahun 1983 dalam Compact of Free Association, Pulau Marshall diberi status sebagai negara yang berdaulat. Sama halnya dengan Palau, walaupun berdiri sebagai negara, Pulau Marshall masih terkait dengan Amerika Serikat. Karena hal itulah, negara ini tidak memiliki kekuatan militer. Segala pertahanan dan keamanan diserahkan kepada Amerika Serikat.

7. Samoa

Samoa juga menggantungkan pertahanan diri kepada persahabatan antarbangsa. Memang, negara ini memiliki polisi, tetapi polisi tersebut tidak dianggap sebagai kekuatan militer. Tahun 1962, Samoa membuat perjanjian dengan Selandia Baru. Dalam perjanjian tersebut, Selandia Baru bersedia untuk melindungi Samoa apabila terjadi perang maupun invasi dari pihak asing. Namun, perjanjian dapat dibatalkan sewaktu-waktu oleh kedua belah pihak.

8. Vatikan

Vatikan hanya memiliki luas 0,44 km2 sehingga dapat dikatakan sebagai negara terkecil di dunia. Negara ini juga tidak memiliki kekuatan militer. Dulu pernah ada dua kekuatan militer yang melindungi negara dan Paus, yaitu Noble Guard dan Palatine Guard. Tahun 1970, Paus Paulus VI menghapus dua kekuatan militer tersebut. Saat ini ada pasukan Garda Swiss yang melindungi Istana Vatikan dan Paus. Ada juga Gardamerie, tetapi hanya dianggap sipil, yang menjaga ketertiban umum, kontrol lalu lintas, pengawasan perbatasan, dan penyelidikan aktivitas kriminal.

Wah, nggak kebayang jika kerusuhan terjadi, pasti penanganannya agak lambat kali ya? Kok bisa ya mereka menganggap remeh kekuatan militer? Mungkin mereka berharap selalu hidup dalam kedamaian. Tapi mungkin ada baiknya juga ya berada di negara bebas militer, karena jadi tidak dianggap sebagai ancaman dan terbebas dari banyak intrik politik internasional. Ya semoga saja negara-negara di atas tetap hidup dalam kedamaian, ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES