Inilah Kisah-kisah Bullying Paling Tragis di Amerika Serikat

www.huffingtonpost.ca

Amerika Serikat merupakan salah satu Negara dengan tingkat kasus bullying yang cukup tinggi. Satu dari setiap empat murid di Amerika Serikat mengaku telah mengalami bullying dalam kesehariannya, baik cyber bullying, verbal bullying, maupun bullying secara langsung. Kasus-kasus ini namun tidak dapat dilihat sebagai kenakalan remaja biasa, karena seringkali kasus bullying berdampak banyak terhadap kesehatan mental korbannya. Ini dia kisah-kisah bullying paling tragis yang pernah terjadi di Amerika Serikat.

1. Angel Green menggantung diri di depan sekolahnya untuk menghentikan mereka yang membully-nya

Sumber Gambar

Gadis berusia 14 tahun dari Indiana ini menerima penindasan dari teman-teman di sekolahnya. Mereka mengolok Angel karena tubuhnya yang gendut dan freckles yang nampak di sekujur wajahnya. Namun penindasan menjadi semakin parah setelah ayah Angel dipenjara akibat melakukan kekerasan seksual terhadap Angel. Tidak tahan menerima perlakuan teman-temannya, Angel memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Gadis ini meninggalkan rumahnya pagi-pagi sekali dan menggantung dirinya di pohon depan sekolahnya, dimana ia tahu seluruh murid dan para pelaku bully akan melihat tubuhnya yang sudah tak bernyawa saat memasuki sekolah pagi itu.

Angel meninggalkan surat terakhir untuk ibunya yang menyatakan penderitaan yang ia rasakan selama ini di sekolah. Dalam penutup suratnya Angel menyatakan “It’s bullying that killed me. Please get justice”. Permintaan Angel untuk mendapatkan keadilan ini ditindaklanjuti oleh ibunya, Danielle Green, yang lantas meminta pemerintahan Indiana untuk menerapkan peraturan anti-bullying di sekolah-sekolah.

2. Rebecca Sedwick mendapat perlakuan kejam dari teman-temannya karena berebut pria

www.huffingtonpost.ca

Rebecca Sedwick melompat dari sebuah gedung terbengkalai di Florida pada September 2013 lalu. Hal ini dilakukannya setelah berulang kali mendapat pesan-pesan kejam dari sekelompok teman wanita di sekolahnya yang cemburu terhadap hubungan Rebecca dengan seorang pria. Mereka mengirimkan pesan yang memaksa Rebecca untuk bunuh diri. Rebecca yang mengalami depresi karenanya lantas benar-benar mengakhiri hidupnya sesuai dengan kemauan para pebully-nya.

Guadalupe Shaw, kepala dari kelompok teman wanita yang mem-bully Rebecca menyatakan melalui akun Facebook-nya bahwa ia tahu ia telah membuat Rebecca bunuh diri namun ia tidak peduli. Polisi menangkap Shaw dan seorang temannya karena mereka dianggap bertanggung jawab atas kematian Rebecca.

3. Tyler Clementi mengaku sebagai homoseksual dan berakhir melompat dari Jembatan George Washington

Sumber Gambar

Pria berusia 18 tahun ini membuka diri dan mengakui bahwa dirinya menyukai sesama jenis pada musim panas selepas kelulusannya dari SMA. Ia telah bertekad untuk terbuka mengenai orientasi seksualnya di kampus, Rutgers University. Namun siapa sangka bahwa keberanian Tyler justru membawa petaka bagi dirinya.

Dharun Ravi, teman sekamar Tyler menjebak Tyler dengan merekam video Tyler berciuman dengan pria lain dikamarnya. Video ini disebarkan oleh Ravi dan temannya Molly Wei di Twitternya dan ditonton oleh ratusan teman-teman kampusnya. Video ini menjadikan Tyler bahan bulan-bulanan di internet. Tidak tahan dengan perlakuan Ravi yang melanggar privasinya, Tyler berusaha mengadu ke pihak kampus, meminta untuk pindah kamar. Permintaan ini tidak segera direspon oleh kampus. Hingga 15 jam kemudian, Tyler memutuskan untuk melompat dari Jembatan George Washington.

4. Jessica Laney menggantung dirinya setelah menerima cyber bullying melalui akun Ask.fm-nya

Sumber Gambar

Ask.fm, sebuah platform sosial media dimana penggunanya dapat mengirimkan pertanyaan secara anonimus ini menjadi alasan bagi seorang gadis 16 tahun asal Florida untuk mengakhiri hidupnya. Gadis yang gemar sepak bola ini mendapatkan berbagai pesan kejam dalam akun Ask.fm-nya dari akun-akun anonimus. Tidak tahan dengan ejekan virtual itu, Jessica Laney mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri. 

Sebelumnya, Jessica memang memiliki sejarah gangguan kesehatan mental dimana ia pernah mengancam hendak bunuh diri. Cyber Bullying yang terjadi pada Jessica memicu keadaan mental Jessica yang memang sudah tidak stabil hingga ia berakhir tergantung di kamar mandinya.

5. Megan Meier bunuh diri setelah sebuah akun palsu di MySpace menyuruhnya untuk bunuh diri

Sumber Gambar

Megan Meier memang memiliki gangguan mental sejak kecil. Ia telah mengonsumsi berbagai obat anti-depressant dan rutin menjalani terapi dengan seorang psikiater. Ia telah berkali-kali menyatakan keinginannya untuk bunuh diri namun tidak pernah benar-benar mencoba mengakhiri hidupnya. Hingga ia berteman dengan akun seorang pria bernama Josh Evans di MySpace. Josh dan Megan menjalin hubungan melalui MySpace tanpa pernah bertemu.

Setelah beberapa waktu, Josh mulai bertingkah kejam dan menyatakan bahwa ia tidak ingin lagi berteman dengan Megan. Ia berkata bahwa dunia akan lebih baik tanpa adanya Megan. Hal ini meyakinkan Megan untuk menindak-lanjuti keinginan bunuh dirinya. Megan lantas menggantung dirinya di dalam kamarnya. Kemudian terungkap bahwa akun Josh Evans adalah akun palsu yang dibuat oleh Lori Drew untuk balas dendam pada Ibu Megan, Tina Meier.

6. Audrie Pott mengalami kekerasan seksual dan foto kejadian yang tersebar membuatnya bunuh diri

Sumber Gambar

Gadis 15 tahun ini mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh tiga temannya di sebuah Pesta. Audrie yang tidak sadar akibat konsumsi alkohol ini diperkosa oleh teman-temannya. Tidak berhenti disitu, pemerkosa Audrie juga mengambil gambar Audrie dalam keadaan tidak pantas dan menyebarkannya.

Foto yang tersebar itu membuat Audrie di-bully oleh teman-teman di sekolahnya. Tidak terima dengan perlakuan tersebut, Audrie memutuskan untuk menggantung diri seminggu setelah kejadian tersebut.

7. Hailee Lamberth ditindas karena menderita epilepsi, ia memutuskan untuk menembak dirinya sendiri

lasvegastribune.net

Gadis 13 tahun yang tinggal di Las Vegas ini mengakhiri hidupnya dengan cara menembak dirinya sendiri pada Desember 2013. Ia menerima penindasan di sekolahnya karena menderita epilepsi. Loker Hailee selalu dipenuhi dengan pesan anonimus yang mengatakan hal-hal kejam tentang Hailee.

Sebelum bunuh diri, Hailee meninggalkan sebuah pesan yang menjelaskan bahwa ia mengambil keputusan ini karena tidak tahan dengan bullying yang dilakukan terhadapnya di sekolah.

Bullying adalah persoalan serius yang dapat berdampak pada hilangnya nyawa seseorang. Kini, Pemerintah Amerika telah memaksa sekolah-sekolah di Amerika Serikat untuk menaruh perhatian khusus terhadap bullying yang terjadi dalam institusinya. Beberapa Negara bagian bahkan telah mengeluarkan peraturan khusus terkait bullying.

Kadang secara tidak sadar kita mem-bully teman kita sendiri hanya untuk bersenang-senang. Namun ternyata bullying tidak selalu menyenangkan dan bahkan memiliki dampak serius bagi para korbannya. Sebagai generasi penerus bangsa, yuk kita sadari bullying yang terjadi di sekitar kita dan bantu mereka yang mengalami bullying demi Indonesia yang lebih baik.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
10 Foto Gal Gadot Sang Pemeran Wonder Woman yang Bikin Pria Jatuh Hati

10 Foto Gal Gadot Sang Pemeran Wonder Woman yang Bikin Pria Jatuh Hati

10 Foto Momen Buka Puasa Bersama dari Seluruh Dunia Ini Bikin Kamu Bersyukur

10 Foto Momen Buka Puasa Bersama dari Seluruh Dunia Ini Bikin Kamu Bersyukur

Menyambut Hari Lahir Pancasila, Tagar #SayaPancasila Marak dalam Cuitan Netizen

Menyambut Hari Lahir Pancasila, Tagar #SayaPancasila Marak dalam Cuitan Netizen

#Persekusi Jadi Kata Tren di Kalangan Netizen di Twitter

#Persekusi Jadi Kata Tren di Kalangan Netizen di Twitter

Kabar Baik Buat Bibliophiles, Novel “Beren and Luthien” Karangan J. R. R. Tolkien Sudah Terbit!

Kabar Baik Buat Bibliophiles, Novel “Beren and Luthien” Karangan J. R. R. Tolkien Sudah Terbit!

Kecaman Deddy Corbuzier Terhadap Komentar Netizen yang Menyerang Pesulap Demian

Kecaman Deddy Corbuzier Terhadap Komentar Netizen yang Menyerang Pesulap Demian

loading