Indonesia Ribut Kebangkitan PKI, Mending Lihat Fakta Gambaran Kehidupan di Kuba sebagai Negara Komunis!

20 September 2017
|Romlah Sundari
0SHARES

Akhir pekan kemarin, Indonesia diributkan oleh kejadian pengepungan gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Jakarta oleh massa yang menduga yayasan tersebut sedang mengadakan diskusi terkait Partai Komunis Indonesia atau PKI. Memang belakangan ini isu tentang kebangkitan PKI yang menjadi momok di Indonesia sedang santer-santernya berhembus. Mulai dari tudingan Jokowi sebagai antek-antek PKI hingga pencekalan orang-orang dengan pakaian atau aksesoris yang mencantumkan logo palu arit di dalamnya. Padahal, acara bertajuk “Asik-Asik Aksi: Indonesia Darurat Demokrasi” di LBH diakui oleh panitia bukanlah acara terkait PKI, melainkan acara seni dan diskusi alternatif setelah dibatalkannya acara diskusi pelurusan Sejarah 1965 yang sebelumnya akan diadakan. Namun, acara berubah menjadi tegang setelah gedung LBH dikepung oleh massa anti-PKI yang menuding acara tersebut sebagai acara pro-PKI dan komunisme.

Isu terkait PKI dan ideologi yang dibawanya memang selalu menjadi momok di Indonesia. Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa ideologi komunisme merupakan ideologi yang kejam dan orang-orang yang berafiliasi dengan ideologi tersebut patut diberantas. Contohnya seperti massa anti-PKI pada minggu malam kemarin yang menjadi beringas saat melihat peserta diskusi yang diduga merupakan lansia keluar dari gedung LBH Jakarta. Namun, apa sih sebenarnya ideologi komunis itu? Benarkah ideologi tersebut berbahaya? Apakah ada negara-negara yang hingga kini memeluk ideologi komunisme? Apakah mereka menderita dan berada dalam bahaya akibat komunisme?

Hingga saat ini, hanya terdapat lima negara di dunia yang menyatakan masih memeluk ideologi komunisme, yaitu Cina, Korea Utara, Vietnam, Laos dan Kuba. Beberapa negara seperti Cina dan Vietnam telah melakukan liberalisasi di bidang ekonominya sehingga negara ini menjadi lebih terbuka dan dapat "diakses" oleh dunia luar. Sementara Laos, Korea Utara dan Kuba masih menerapkan kebijakan yang cenderung isolasionis sesuai dengan ideologi komunisme yang dianutnya. Lalu, seperti apa kehidupan di negara komunis ini? Apakah benar komunisme menyengsarakan rakyat? Yuk, kita tengok fakta-fakta mengenai kehidupan masyarakat di salah satu negara komunis, Kuba!

1. Seperti semua negara komunis lainnya, di Kuba hanya terdapat satu partai saja yang dikelola oleh pemerintah dan saingan politik tidak akan segan-segan dipenjarakan atau dibunuh oleh pemerintah Kuba

2. Masyarakat Kuba wajib mendengarkan orasi dan pidato yang sangat panjang dari presiden mereka, Raul Castro, sewaktu-waktu

3. Masyarakat Kuba begitu miskin hingga mereka harus bertahan hidup dengan 1 dollar Amerika Serikat atau sekitar 13 ribu rupiah setiap harinya. Namun, biaya hidup di Kuba memang juga sangat rendah

4. Internet menjadi suatu kemewahan di Kuba. Hanya 5% masyarakat Kuba yang dapat menikmati akses internet dengan bebas
5. Setiap media, baik berupa buku, film, maupun musik disediakan oleh pemerintah karena menggunakan media-media asing merupakan tindakan illegal yang dapat dihukum

6. Oleh karena itu, muncullah berbagai jasa yang membajak berbagai film, musik, dan video asing tersebut dan mendistribusikannya melalui pasar gelap di Kuba

7. Transportasi di Kuba begitu buruk sehingga untuk berkeliling Kuba, masyarakat harus "menumpang" di truk-truk dan kendaraan yang melintas

8. Salah satu hal yang menjadi penyebab buruknya transportasi di Kuba adalah karena adanya peraturan yang melarang penjualan mobil baru di Kuba hingga tahun 2014 kemarin. Kini, penjualan mobil baru memang diperbolehkan, namun harga mobil di Kuba sangatlah ma

9. Tingkat literasi di Kuba merupakan yang tertinggi di dunia dengan 99,8% orang di Kuba dapat membaca. Hal ini disebabkan pemerintah memberikan pendidikan yang merata di seluruh Kuba dengan satu guru untuk setiap 10 murid

10. Sistem layanan kesehatan di Kuba sangat baik hingga pasien dari Amerika Serikat dan negara-negara lain mendatangi Kuba khusus untuk berobat

11. Propaganda di Kuba terlihat hampir di setiap tempat. Pemujaan terhadap Fidel Castro dapat terlihat di mana-mana. Namun, tidak sedikit pula masyarakat yang menentang Fidel Castro dan justru menghujatnya, meski hanya dalam diam

Kehidupan masyarakat di negara dengan ideologi komunisme memang memiliki pro kontranya masing-masing. Meski mungkin hidup di Kuba sangat mengekang di mana kita tidak dapat bersuara dan berpendapat dengan bebas dan gerak-gerik kita semua berada dalam pengawasan pemerintah, namun pemerintah memang bertanggung jawab atas hajat hidup masyarakatnya. Karena itulah Kuba memberikan pendidikan dan layanan kesehatan yang baik dan gratis bagi masyarakatnya. Pemerintah Kuba juga mensubsidi tempat tinggal dan memberikan kupon makanan gratis bagi rakyatnya. Jadi, bagaimana menurutmu? Apakah ideologi komunisme memang bahaya laten yang harus diberantas? Atau komunisme hanyalah ideologi lain yang juga memiliki sisi baik dan buruknya, sama seperti liberalisme maupun kapitalisme?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES