Ancaman Perang Nuklir Korut versus Amerika, Bagaimana Jadinya Jika Perang Nuklir Terjadi?

11 Agustus 2017
|Romlah Sundari
0SHARES

Belakangan ini dunia sedang dipusingkan dengan aksi saling gertak antara Korea Utara dan Amerika Serikat. Korea Utara yang berang karena sanksi PBB atas pengembangan senjata nuklirnya, mengancam Amerika Serikat karena menganggap bahwa Amerika Serikat adalah pihak dibalik keputusan sanksi PBB atas Korea Utara. Ancaman dilancarkan oleh Pemerintah Korea Utara yang menyatakan siap memberi balasan atas perbuatan Amerika Serikat dengan menggunakan senjata nuklirnya.

Mendengar hal ini, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membalas dengan pernyataan akan menggempur Korea Utara dengan kekuatan yang tidak pernah dilihat dunia sebelumnya jika Korea Utara masih mengancam Amerika Serikat. Pernyataan Trump ini namun belum disepakati sepenuhnya oleh pemerintah Amerika Serikat, karena Departemen Pertahanan maupun departemen luar negeri Amerika Serikat belum mengeluarkan pernyataan apapun hingga saat ini meski Pentagon menyatakan siap menghadapi apapun yang terjadi, termasuk gempuran nuklir dari Korea Utara.

Aksi saling gertak ini memang sudah terjadi sejak lama, namun jika dulu ancaman Korea Utara ditanggapi oleh Amerika Serikat secara diplomatis, kini dengan naiknya Presiden Trump, Amerika Serikat mengambil sikap yang jauh lebih agresif. Dengan begini, ancaman terjadinya perang nuklir semakin terasa nyata.

Lalu apa kira-kira yang akan terjadi jika perang nuklir benar-benar terjadi? Masihkah bumi dapat dihuni pascaperang nuklir? Inilah lima perkiraan mengenai apa yang akan terjadi pada kita jika perang nuklir benar-benar terjadi, dan apa yang harus kita lakukan untuk berlindung!

1. Yang pertama terjadi saat bom nuklir meledak adalah flash blindness

Ketika bom nuklir jatuh, bahkan sebelum ledakan benar-benar terjadi, beberapa detik sebelumnya akan terjadi kilatan cahaya dan radiasi panas dalam intensitas yang sangat tinggi. Karena intensitasnya ini, maka akan terjadi flash blindness atau kebutaan sementara akibat kilatan cahaya.

Jika ledakan nuklir ini terjadi pada siang hari, maka biasanya kebutaan akan berlangsung selama beberapa detik atau paling lama dua menit. Sedangkan jika terjadi pada malam hari, maka kebutaan akan berlangsung lebih lama. Periode kebutaan dan tingkat kerusakan pada retina akan banyak bergantung pada jarak ledakan dengan kita. Namun flash blindness dapat berdampak hingga 85 kilometer dari ledakan. Yang terburuk adalah resiko kebutaan yang dapat terjadi jika intensitas cahaya terlalu tinggi.

2. Hempasan bom nuklir akan menciptakan banyak kematian karena benda-benda dan bangunan yang berjatuhan

Setelah cahaya dan radiasi panas, maka datanglah hempasan angin yang kekuatannya dapat mencapai ratusan atau bahkan ribuan ton, bergantung pada kekuatan bom nuklir tersebut. Menghadapi hempasan angin yang begitu kuat, bangunan dan benda-benda akan hancur dan partikel-partikel yang berterbangan dapat melukai dan membunuh manusia meskipun tubuh manusia sebenarnya dapat bertahan dari hempasan angin dengan kekuatan yang mencapai 180 ton.

3. Radiasi dan fall out akan menghantui bumi selama bertahun-tahun

Dampak terburuk dari ledakan nuklir adalah radiasinya. Jika masih ingat, ledakan reaktor nuklir di Chernobyl hanya menewaskan dua orang pekerja yang berada di lokasi kejadian saat itu. Namun seluruh area kota dimana Chernobyl terletak harus menerima konsekuensi jangka panjangnya yang berupa radiasi dan partikel-partikel radioaktif yang kecil dan terbawa awan hingga menjadi fall out. Radiasi nuklir menjadi sangat berbahaya karena memiliki tingkat fatalitas yang begitu tinggi.

Mereka yang terkena radiasi nuklir dengan kadar 600 REM memiliki persentase kematian hingga 90 persen. Sedangkan mereka yang memiliki kadar radiasi hingga 450 REM memiliki persentase kematian hingga 50 persen. Namun dampak radiasi ini tidak hanya dialami oleh mereka yang hidup saat ledakan itu terjadi, radiasi masih akan berdampak pada keturunan mereka yang telah terkena radiasi. Bayi-bayi yang lahir dari orang tua yang sudah terkontaminasi radiasi nuklir akan mengalami mutasi gen hingga mereka kerap mengalami cacat dan peningkatan resiko kanker. Dan dampak radiasi ini dapat dirasakan hingga berpuluh-puluh tahun kemudian.

4. Alam pun akan terluka akibat terjadinya perang nuklir.

Tidak hanya bagi manusia, perang nuklir juga berbahaya bagi alam. Setelah terjadinya ledakan, maka partikel karbon hitam akan mengkontaminasi atmosfer dan menyebabkan penurunan suhu bumi secara drastis dan menurunnya curah hujan dunia hingga 9 persen selama beberapa tahun mendatang.

Kondisi ini yang disebut oleh ilmuwan sebagai nuclear winter. Selama terjadi nuclear winter ini, tumbuhan tidak dapat tumbuh dan dunia terancam kelaparan. Selain itu, lapisan karbon hitam di atmosfer ini juga akan membuat cahaya matahari memantul kembali dan justru memanaskan lapisan ozon bumi sehingga lapisan ini semakin menipis dan tidak mampu memberi proteksi terhadap bumi lagi.

5. Keempat poin di atas menegaskan bahwa perang nuklir memang sangat mematikan, namun ini cara-cara yang dapat kamu lakukan untuk bertahan hidup dan meminimalisir radiasinya

Melihat keempat poin di atas, kita pasti semakin yakin bahwa perang nuklir berarti bahwa kehidupan di bumi akan berakhir. Kemungkinan besar, memang perang nuklir akan menyebabkan kiamat. Namun sebenarnya kita bisa kok bertahan hidup dari ledakan nuklir, asal kita tahu bagaimana cara mengantisipasinya.

Hal pertama yang harus dilakukan jika ancaman bom nuklir semakin dekat adalah dengan sering-sering mengenakan baju berwarna putih karena baju berwarna putih akan membantu menangkal panas dan mengurangi dampak buruk dari radiasi panas bom nuklir. Jika ledakan memang benar terjadi, dan kamu hanya diberi waktu beberapa menit untuk bersembunyi, lekas sembunyi dalam bangunan terdekat dengan ruang bawah tanah. Semakin dalam ruang bawah tanahnya, semakin baik. Terlebih jika bangunan tersebut dibuat dari semen, maka tingkat radiasi yang masuk ke tubuhmu akan semakin berkurang. Jika memungkinkan, jangan keluar dari bangunan tersebut hingga 2 minggu setelah ledakan karena jika kamu berada di luar, kamu berisiko terkena radiasi dari partikel fall out.

Hmm, siapkan dirimu ya. Dengan negara-negara pemegang senjata nuklir saling bersitegang belakangan ini, tampaknya perang nuklir semakin terasa nyata. Siapkan selalu alat-alat survivalmu, dan ketahui ruangan bawah tanah yang ada di sekitarmu. Jangan lupa selalu sediakan stok makanan yang cukup jika kamu harus berlindung selama berhari-hari.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES