Amerika Serikat Larang Warga Negaranya Berkunjung ke Korea Utara Mulai 1 September Mendatang

www.dailystar.co.uk

Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) bagaikan dua musuh bebuyutan yang enggan akur. Ketegangan yang terjadi di antara keduanya sudah terjadi sekian lama dan semakin larut. Bahkan, ketegangan yang terjadi di antara dua negara ini semakin memanas. Kedua negara ini kerap saling mengumbar ancaman. Bisa jadi akan terjadi perang nuklir di antara dua negara beda benua ini.

Belum lama ini tersiar kabar mengenai sebuah kasus tewasnya seorang pelajar AS, Otto Warmbier, yang sedang berwisata ke Korut. Warmbier dijatuhi hukuman kerja paksa selama lima belas tahun pada bulan Maret 2016 dengan tuduhan mencuri selembaran propaganda pemerintah setempat di sebuah hotel di Pyongyang. Setelah menjalankan hukuman tersebut selama setahun, Warmbier jatuh dan koma. Dengan alasan kemanusiaan, Korut membebaskan mahasiswa AS tersebut dalam kondisi koma. Meskipun telah ditangani oleh pihak medis di AS selama beberapa hari, namun nyawa Warmbier tak bisa diselamatkan.

www.bbc.com

Tragedi tewasnya satu mahasiswa AS ini menambah daftar panjang perseteruan yang terjadi antara AS dan Korut. Presiden AS, Donald Trump, sendiri mengutuk rezim Kim Jong-Un atas kematian Warmbrier tersebut. Akibat kejadian ini, AS membuat sebuah kebijakan untuk menjauhkan para warga negaranya dari bahaya diplomatis yang ada di Korut.

www.dailystar.co.uk

Dilansir dari Tempo.co, terhitung mulai 1 September 2017 mendatang AS resmi melarang seluruh penduduknya untuk mengunjungi Korea Utara. Seluruh warga AS yang masih berada di Korut harus segera meninggalkan Korut sebelum tanggal yang sudah ditetapkan. Sementara itu, para jurnalis dan para pekerja kemanusiaan diharapkan untuk mengajukan surat permohonan pengecualian terhadap larangan tersebut.

Kebijakan tersebut dilontarkan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat pada hari Rabu, 2 Agustus 2017 lalu. Kebijakan ini serta merta dikeluarkan oleh AS mengingat Korut menolak untuk menghentikan program nuklirnya yang sedang diarahkan untuk menghancurkan Negeri Paman Sam. 

www.rappler.com

Walaupun demikian, Korut masih membuka pintunya lebar-lebar bagi warga AS yang berniat untuk mengunjungi negara tersebut. “Kami akan selalu membuka pintu kami lebar-lebar bagi warga AS yang ingin mengunjungi negara kami dengan niat baik,” ungkap jubir Kementerian Luar Negeri Korea Utara yang dikutip dari AFP.

Jubir Kemenlu Korut tersebut menambahkan bahwa Korut siap menjamin keamanan setiap warga negara asing yang berkunjung ke negaranya selama mampu menuruti peraturan setempat. 

Nah, itulah tadi beberapa alasan mengapa pemerintah AS melarang warga negaranya untuk mengunjungi Korut per 1 September mendatang. Namanya juga hubungan dua negara ini sedang diuji, jadi memang sudah sewajarnya pemerintah menjamin keselamatan warganya. Tapi, sampai sekarang kita masih belum tau nih kelanjutan dari beberapa warga negara AS yang masih ditahan di Korut. Di antaranya ada dua akademisi dan misionaris yang berkewarganegaraan ganda Amerika-Korea. Wah, gimana tuh, ya? 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Auto Winner Winner Chicken Dinner, Inilah Senjata Terbaik di PUBG Mobile - Keepodotme

Auto Winner Winner Chicken Dinner, Inilah Senjata Terbaik di PUBG Mobile - Keepodotme

Ngeri, Foto-foto Ini Menggambarkan Dahsyatnya Badai Harvey yang Bikin Texas Porak Poranda!

Ngeri, Foto-foto Ini Menggambarkan Dahsyatnya Badai Harvey yang Bikin Texas Porak Poranda!

Hati SBY Tersayat Lihat Baliho Demokrat Dirusak, Pelakunya Disebut-Sebut Adik Caleg PDIP? - Keepodotme

Hati SBY Tersayat Lihat Baliho Demokrat Dirusak, Pelakunya Disebut-Sebut Adik Caleg PDIP? - Keepodotme

Perempuan New York Parade Telanjang Dada, Yuk Intip Keseruannya Melalui Kumpulan Foto Berikut Ini!

Perempuan New York Parade Telanjang Dada, Yuk Intip Keseruannya Melalui Kumpulan Foto Berikut Ini!

Investasi Masa Depan Bagi Milenial. Perlukah? - Keepodotme

Investasi Masa Depan Bagi Milenial. Perlukah? - Keepodotme

CIA dan Operasi Kotornya Demi Menjadikan Amerika Serikat sebagai Penguasa

CIA dan Operasi Kotornya Demi Menjadikan Amerika Serikat sebagai Penguasa

loading